Komoditi selada laut di Wakatobi
- 03 October 2026 20:23 WIB
Seekor Penyu Hijau (Chelonia mydas) dilepasliarkan saat aksi konservasi di Pantai Wambuliga, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (3/10/2026). Balai Taman Nasional Wakatobi mencatat telah melepasliarkan sebanyak 6.800 ekor Penyu Hijau (Chelonia mydas) sejak 2011 hingga 2026 sebagai upaya menjaga kelestarian hewan dilindungi tersebut sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Petugas Balai Taman Nasional Wakatobi memasukkan Penyu Hijau (Chelonia mydas) ke dalam wadah sebelum dilepasliarkan pada aksi konservasi di Pantai Wambuliga, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (3/10/2026). Balai Taman Nasional Wakatobi mencatat telah melepasliarkan sebanyak 6.800 ekor Penyu Hijau (Chelonia mydas) sejak 2011 hingga 2026 sebagai upaya menjaga kelestarian hewan dilindungi tersebut sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Petugas Balai Taman Nasional Wakatobi menunjukkan Penyu Hijau (Chelonia mydas) sebelum dilepasliarkan pada aksi konservasi di Pantai Wambuliga, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (3/10/2026). Balai Taman Nasional Wakatobi mencatat telah melepasliarkan sebanyak 6.800 ekor Penyu Hijau (Chelonia mydas) sejak 2011 hingga 2026 sebagai upaya menjaga kelestarian hewan dilindungi tersebut sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah
Petugas Balai Taman Nasional Wakatobi melepasliarkan Penyu Hijau (Chelonia mydas) saat aksi konservasi di Pantai Wambuliga, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, Sabtu (3/10/2026). Balai Taman Nasional Wakatobi mencatat telah melepasliarkan sebanyak 6.800 ekor Penyu Hijau (Chelonia mydas) sejak 2011 hingga 2026 sebagai upaya menjaga kelestarian hewan dilindungi tersebut sekaligus penjaga keseimbangan ekosistem laut di wilayah Wakatobi. ANTARA Sultra/Andry Denisah