Logo Header Antaranews Sultra

Penertiban BBM subsidi, antrean SPBU di Kendari mulai berkurang

Kamis, 1 Oktober 2026 14:31 WIB
Image Print
Antrian kendaraan disjumlah SPBU di Kota Kendari selama sepekan terakhir mulai berkurang setelah adanya aturan yang dikeluarkan pihak Pertamina. (Foto Lyontin Auliagista -Mahasiswa Magang)

Kendari (ANTARA) - Penertiban penjualan BBM subsidi secara eceran di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra ) disebut berdampak pada berkurangnya waktu antrean pengendara di sejumlah SPBU.

Pengendara, Amirul (58), di Kendari, Kamis, mengatakan sebelum penertiban dirinya membutuhkan waktu dua hingga tiga jam untuk mendapatkan BBM subsidi di SPBU. Setelah penertiban, waktu antrean disebutnya berkurang menjadi sekitar 30 menit.

"Kalau sebelum penertiban biasanya paling cepat dua jam, kadang sampai tiga jam. Sekarang kadang setengah jam sudah dapat," katanya.

Amirul mengatakan kondisi antrean kendaraan kini tidak terlalu padat. Ia menyebut antrean yang sebelumnya bisa mencapai ratusan kendaraan kini terkadang hanya sekitar 10 kendaraan.

Sementara itu, pengecer BBM di kios yang meminta identitasnya dirahasiakan mengatakan penertiban membuat pengecer harus menyesuaikan pengambilan BBM dengan kuota yang ditetapkan Pertamina.

"Yang tadinya mungkin satu Pertamina kita ambil, sekarang harus beberapa Pertamina karena setiap Pertamina dibatasi sekali sehari," katanya.

Menurutnya, jumlah pembeli BBM eceran setelah penertiban relatif tidak berubah. Ia berharap pemerintah memberikan kuota terbatas bagi pengecer yang menjual BBM dalam jumlah kecil, sekaligus menindak pihak yang membeli BBM subsidi dalam jumlah besar.

Amirul berharap pengawasan pembelian BBM subsidi tidak hanya menggunakan barcode, tetapi juga mencocokkan nomor polisi kendaraan dengan STNK untuk mencegah penyalahgunaan.

( Penulis ; Lyontin Auliagista dan Anita Bahari – Mahasiswi Magang )



Pewarta :
Editor: M Sharif Santiago
COPYRIGHT © ANTARA 2026