
Kendari bentuk kelurahan siaga guna tekan penyebaran TBC

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) membentuk Kelurahan Siaga TBC sebagai langkah konkrit untuk menekan penyebaran penyakit Tuberkulosis (TBC) di wilayah tersebut.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan, SDM, dan Kerja Sama Sudirham saat dihubungi di Kendari, Rabu mengatakan langkah itu diambil menyusul catatan Dinas Kesehatan Kota Kendari yang menemukan sebanyak 923 kasus TBC sepanjang periode Januari hingga Juni 2026.
Ia menegaskan pentingnya penemuan kasus secara aktif di lapangan untuk memutus mata rantai penularan.
"Data ini menunjukkan bahwa upaya penemuan kasus secara aktif (tracing) sangat krusial. Kita ingin memastikan tidak ada warga Lalolara yang menderita TBC tanpa menyadari kondisinya, atau bahkan terputus proses pengobatannya," kata Sudirham.
Di Kelurahan Lalolara sendiri tercatat sembilan kasus aktif dalam enam bulan pertama tahun 2026.
Menurut Sudirham, penanggulangan TBC tidak bisa hanya mengandalkan warga yang datang berobat secara mandiri, melainkan butuh pendekatan langsung dan pendampingan hingga pasien sembuh total.
"Untuk memperkuat Gerakan Kelurahan Siaga TBC, Pemkot Kendari menjalankan sejumlah intervensi, mulai dari pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kontak erat, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), hingga pembenahan ventilasi dan pencahayaan rumah warga," ujarnya.
Melalui perluasan pelacakan dan pembentukan kelurahan siaga, Pemkot Kendari berharap 923 kasus TBC yang tercatat dapat ditangani secara optimal sekaligus mencegah munculnya kasus penularan baru.
Sementara itu, Lurah Lalolara Chandra Kadiruddin menyambut positif kolaborasi ini dan mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan gratis yang disediakan pemerintah.
"Kegiatan terpadu di tingkat kelurahan ini turut melibatkan lintas sektor, mulai dari Dinas Kesehatan Kota Kendari, UPTD Puskesmas Mokoau, pemerintah kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, LPM, ketua RT/RW, hingga kader TBC dan tokoh masyarakat," tambahnya.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
