
Lanal Kendari rayakan HUT dengan apel siaga keprihatinan benana alam

Kendari (ANTARA) - Pangkalan TNI Angkatan Laut Kendari, Sulawesi Tenggara merayakan hari jadi TNI Angkatan Laut ke-81 dalam suasana keprihatinan karena bencana alam gempa bumi, letusan gunung merapi dan kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) di Tanah Air.
Komandan Lanal Kendari Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis, di Kendari, Kamis, saat memimpin upacara apel siaga dan Tasyakuran mengatakan pelaksanaan peringatan Hari Jadi TNI AL tahun ini dikemas dalam bentuk apel siaga dan tasyakuran sebagai bentuk solidaritas terhadap saudara kita yang sedang menghadapi bencana, mulai dari gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), hingga erupsi sejumlah gunung berapi di Indonesia.
“Kenapa apel siaga? Karena kita ada keprihatinan dan solidaritas kepada saudara-saudara kita yang sedang ditimpa bencana, sehingga pimpinan Angkatan Laut mengemas dalam apel siaga dan tasyakuran,” katanya.

Selain apel siaga, rangkaian kegiatan Hari Jadi TNI AL ke-81 di Kendari juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial, yakni aksi bersih-bersih pantai bersama masyarakat, bakti sosial berupa pembagian sembako kepada warga serta menggelar pasar murah bekerja sama dengan Bulog Sultra dan Kadin Kota Kendari.
Lanal Kendari juga menggelar bakti kesehatan bagi masyarakat di sekitar Mako Lanal Kendari dan klinik. Pelayanan tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan umum hingga pemeriksaan kesehatan gigi sebagai bentuk kepedulian TNI AL terhadap kesehatan masyarakat.
Terkait kesiapsiagaan menghadapi Karhutla, Danlanal Kendari telah menyiapkan satuan tugas (satgas) siaga Karhutla sebagai tindak lanjut perintah pimpinan TNI AL di Jakarta. Penanganannya dilakukan melalui kolaborasi bersama TNI AD, TNI AU, Polri dan pemerintah daerah.
Selain menyiapkan personel, Lanal Kendari juga mengoptimalkan jajaran Posal dan Posmat untuk melakukan pemantauan terhadap titik-titik yang dinilai rawan. Personel juga diarahkan memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan pencegahan Karhutla.

Untuk mendukung operasi apabila sewaktu-waktu dibutuhkan, Lanal Kendari turut menyiapkan sejumlah alat utama sistem senjata (Alutsista) dan sarana pendukung. Di antaranya kapal, speed boat, perahu karet (RIB), mobil tangki air serta truk yang dapat dikerahkan sesuai kebutuhan di lapangan.
Danlanal menegaskan, semangat Jalesveva Jayamahe tidak hanya menjadi slogan, tetapi diwujudkan melalui kesiapsiagaan dan kehadiran TNI AL dalam memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Angkatan Laut bisa memberikan manfaat dan memberikan reaksi gerak cepat dengan Alutsista yang ada untuk memberikan bantuan jika dibutuhkan oleh masyarakat,” jelasnya.
Pewarta : Sarjono/La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
