Logo Header Antaranews Sultra

Gempa susulan di Flores capai 13.156 kali, terbesar M6,2

Senin, 7 September 2026 09:05 WIB
Image Print
Seorang warga membersihkan rumah yang rusak akibat gempa di Desa Lidi, Pulau Palue, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, Jumat (4/9/2026). Berdasarkan pencatatan tahap dua yang dilakukan BPBD setempat, sebanyak 4.937 rumah di Sikka mengalami kerusakan akibat gempa bumi pada 15 Agustus 2026. ANTARA FOTO/Mega Tokan/app/YU

Jakarta (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat wilayah Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dilanda total gempa susulan 13.156 kali sejak gempa utama pada 15 Agustus 2026.

Berdasarkan data BMKG yang diunggah di akun instagram @infobmkg pukul 05.00 WIB, Senin, dari ribuan gelombang gempa itu, tercatat guncangan paling tinggi dengan magnitudo 6,2, sedangkan magnitudo terkecil 0,9.

BMKG juga mencatat ada 36 kali gempa dengan magnitudo lebih dari 5.

Dari ribuan gelombang gempa yang tercatat, BMKG menyebut hanya 177 kali gempa yang benar-benar dirasakan warga.





Pewarta :
Editor: Faidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026