
PT Vale dan Dinkes Kolaka gelar BTCLS guna tingkatan kesiapsiagaan nakes

Kendari (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk Indonesia Growth Project (IGP) Pomalaa menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) guna meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan tenaga kesehatan (nakes) dalam penanganan medis darurat.
Project Engineer ESG Program Sosial Lingkungan PT Vale Indonesia IGP Pomalaa, Achmad Siswandy Asdam, di Kolaka, Jumat, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari program sosial lingkungan bertajuk "Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya" yang dilaksanakan secara terpadu guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat seiring bertumbuhnya investasi di kawasan industri.
"Harapannya dengan adanya pelatihan ini, kita semakin siap menghadapi kondisi kegawatdaruratan seiring bertambahnya jumlah penduduk di Kabupaten Kolaka. Sehingga, secara kesiapan fasilitas kesehatan juga sudah siap di area pemberdayaan PT Vale Indonesia" katanya.
Ia menjelaskan penguatan sektor kesehatan yang dijalankan PT Vale bersinergi erat dengan program pemerintah daerah dalam mendukung operasional fasilitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka.
"Pelatihan ini juga diharapkan dapat mempercepat pengoperasian Rumah Sakit Tipe D di Pomalaa," ujarnya.
Pelatihan BTCLS tersebut dilaksanakan dalam dua tahapan, yaitu tiga hari sesi teori secara daring dan dilanjutkan tiga hari sesi praktik lapangan yang berfokus pada penanganan kondisi kegawatdaruratan serta jantung.
"Jumlah pesertanya sampai saat ini itu kita sudah sekitar 60-an orang yang sudah kita training. Hari ini ada 33 orang dan nanti juga akan ada training sertifikasi kesehatan selanjutnya," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka, Sri Raoda Buna, mengapresiasi kontribusi PT Vale dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) kesehatan daerah.
"Kami sangat bersyukur karena peningkatan kompetensi tenaga kesehatan sangat membutuhkan pelatihan dasar terkait pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat," ujar Sri Raoda.
Selain pelatihan nakes, Pemerintah Kabupaten Kolaka dan PT Vale telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bantuan pendidikan bagi empat dokter spesialis, yakni spesialis anak, obgyn, bedah, dan penyakit dalam. Para dokter tersebut dipersiapkan untuk mengabdi di Rumah Sakit Tipe D Pomalaa.
"Empat spesialis dasar inilah yang dibantu oleh PT Vale untuk pembiayaan pendidikan spesialisnya," tutur Sri Raoda.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka, dr. Julianita, menyatakan pelatihan pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat sangat krusial bagi peningkatan kualitas pelayanan medis di daerah.
"RSBG merupakan rumah sakit rujukan regional bagi Kabupaten Kolaka Utara, Kolaka Timur, dan Bombana. Peningkatan keahlian penanganan gawat darurat ini sangat kami perlukan agar pelayanan di rumah sakit dapat berjalan optimal dan sesuai standar akreditasi," kata Julianita.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra/Andika
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
