Logo Header Antaranews Sultra

Grup Astra Makassar salurkan 400 dus mi instan untuk korban gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 16:07 WIB
Image Print
Grup Astra Makassar saat menyallurkan 400 dus mi instan untuk korban gempa NTT (ANTARA/HO-Asmo Sulsel)

Kendari (ANTARA) - Grup Astra Makassar menyalurkan bantuan kemanusiaan sebanyak 400 dus mi instan untuk masyarakat terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Program Nurani Astra, Jumat (21/8).

Penyaluran bantuan yang dikumpulkan dalam kurun waktu 2x24 jam tersebut dilakukan bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), para donatur, serta TNI Angkatan Darat (AD) untuk mempercepat pengiriman ke lokasi bencana.

Koordinator Wilayah Grup Astra Makassar Amir Matolla mengemukakan bahwa aksi tanggap darurat ini merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian perusahaan terhadap kondisi masyarakat yang tertimpa musibah.

Grup Astra Makassar saat menyallurkan 400 dus mi instan untuk korban gempa NTT (ANTARA/HO-Asmo Sulsel)

"Kami berupaya segera hadir saat terjadi kondisi darurat. Berkat kolaborasi berbagai pihak, pengumpulan bantuan dapat berjalan cepat sehingga bisa langsung diberangkatkan," kata Amir di Makassar.

Proses pengiriman bantuan menuju lokasi terdampak di NTT dilakukan menggunakan pesawat Hercules milik TNI AD guna memastikan logistik tiba secara tepat waktu dan terkoordinasi.

Sinergi distribusi tersebut dikawal langsung oleh jà¸à¹ˆà¸²à¸¢ pengurus Grup Astra Makassar, antara lain Sekretaris Jenderal Rifky, Koordinator Lapangan Wanny, serta jajaran tim Unit Tanggap Darurat Astra (UTDA).

Amir menambahkan, keterlibatan lintas sektor menjadi kunci utama dalam efektivitas penanganan dampak bencana alam. Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pemangku kepentingan yang mendukung kelancaran distribusi bantuan tersebut.

Penyaluran logistik ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan PT Astra International Tbk melalui Program Nurani Astra dalam menjalankan tanggung jawab sosial (CSR), khususnya pada pilar tanggap darurat dan pemulihan pascabencana di Tanah Air.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026