Logo Header Antaranews Sultra

Komisi II DPR dorong TKD 2027 sesuaikan kapasitas fiskal daerah

Selasa, 11 Agustus 2026 14:36 WIB
Image Print
Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin. ANTARA/Melalusa Susthira K/aa.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin meminta pemerintah memperhatikan kapasitas fiskal pemerintah daerah dalam penyusunan kebijakan Transfer ke Daerah (TKD) pada anggaran 2027.

"Situasi yang terjadi di daerah ini mesti menjadi catatan tebal para pemangku kepentingan untuk memperbaiki tata kelola keuangan antara pusat dan daerah, khususnya terkait instrumen Transfer ke Daerah pada anggaran 2027," kata Khozin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Pernyataan tersebut disampaikan Khozin menanggapi kebijakan pemerintah pusat menyalurkan sekitar Rp18,9 triliun kepada 546 pemerintah daerah yang antara lain digunakan untuk mendukung pembayaran gaji PPPK dan PPPK Paruh Waktu serta kebutuhan pembangunan daerah.

Dana tersebut berasal dari penyelesaian kurang bayar Dana Bagi Hasil (DBH) dan tambahan Dana Alokasi Umum (DAU).

Khozin menyambut baik langkah pemerintah tersebut karena membantu pemerintah daerah menghadapi kebutuhan fiskal, termasuk setelah pengangkatan PPPK.

"Kami menyambut baik langkah komitmen pemerintah pusat dalam merespons secara aktif persoalan yang terjadi di daerah. Ini sejalan dengan kesepakatan antara Komisi II DPR dan pemerintah beberapa waktu lalu," katanya.

Menurut dia, pelaksanaan otonomi daerah melalui penyerahan kewenangan dari pemerintah pusat perlu diikuti kemampuan fiskal yang memadai agar pemerintah daerah dapat menjalankan pelayanan publik dan kewenangannya.

"Transfer kewenangan tapi tidak diikuti dengan transfer keuangan ke daerah, maka hanya ada kewenangan semu (pseudo authority)," katanya.

Di sisi lain, Khozin meminta pemerintah daerah memperkuat kapasitas fiskal dengan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), melakukan efisiensi anggaran, serta mengembangkan sumber pendapatan yang sesuai ketentuan.

"Daerah mesti sekuat tenaga meningkatkan pendapatan asli daerah, saling kerja sama antardaerah, saling transfer pengetahuan dan strategi antardaerah mesti sering dilakukan," katanya.



Pewarta :
Editor: Faidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026