
41 SPPG di Sultra jangkau 112 ribu penerima manfaat program MBG

Kendari (ANTARA) - Badan Gizi Nasional (BGN) menyebutkan sebanyak 41 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang beroperasi di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, telah menjangkau 112.193 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Koordinator SPPG/BGN Regional Sultra Maharanny Puspaningrum di Kendari, Senin, mengatakan capaian tersebut setara dengan 90,66 persen dari total target sebanyak 123.756 penerima manfaat di wilayah setempat.
"Secara rinci capaian tersebut mencakup 90.880 peserta didik, 8.448 guru dan tenaga kependidikan, serta 12.865 jiwa dari kelompok rentan yang meliputi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita," kata Maharanny dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Program MBG Tahun 2026 di Kendari.
Ia menjelaskan sisa cakupan layanan sebesar 9,34 persen saat ini masih dalam proses penyelesaian seiring dengan persiapan penambahan SPPG baru di Kota Kendari.
Selain pemenuhan gizi, Maharanny menambahkan program strategis tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap penyerapan tenaga kerja lokal.
"Dari total 2.042 tenaga kerja yang terlibat di seluruh dapur MBG, sebanyak 95,4 persen merupakan warga yang berdomisili Kota Kendari," ujarnya.
Di tempat yang sama, Wali Kota Kendari Siska Karina Imran menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mendukung penuh kelancaran Program MBG sebagai salah satu Program Strategis Nasional (PSN) unggulan Presiden Prabowo Subianto.
"Pelaksanaan MBG bukan hanya menjadi tanggung jawab BGN atau SPPG semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah hingga Forkopimda," sebut Siska.
Ia menginstruksikan agar pasokan bahan baku pangan untuk dapur MBG memprioritaskan potensi lokal Kota Kendari melalui kolaborasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), seperti Dinas Pertanian, Dinas Perikanan, Dinas Perdagangan, dan Dinas Tenaga Kerja.
"Selain meningkatkan kualitas kesehatan dan mempercepat penurunan angka stunting, pemanfaatan bahan pangan lokal juga menciptakan dampak ganda bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat," Wali Kota Siska.
Diketahui, rakor percepatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Kendari Sudirman, Sekda Kota Kendari Amir Hasan, Korda BGN Sultra Mulyadi, unsur Forkopimda, para kepala OPD, serta jajaran pengelola SPPG dan mitra kerja terkait.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
