Logo Header Antaranews Sultra

Orang tua siswa Sekolah Rakyat Kendari optimis anaknya jadi harapan baru keluarga

Senin, 3 Agustus 2026 15:41 WIB
Image Print
Para siswa yang mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (3/8/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Kendari (ANTARA) - Orang tua siswa Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 2 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), optimis jika anaknya bisa meraih masa depan yang sukses dan menjadi harapan baru bagi keluarga mereka.

Salah seorang orang tua siswa SRT 2 Kota Kendari, Mia (34), saat ditemui di Kendari, Senin, mengatakan fasilitas pendidikan lengkap yang disediakan pemerintah secara bebas biaya diharapkan mampu melatih kedisiplinan serta mengantarkan anak-anak mereka menuju masa depan yang sukses.

Ia bersyukur dan bangga setelah sang anak Al Mahdi Saputra resmi diterima sebagai siswa kelas 1 SMP di SRT Kota Kendari.

"Harapan saya dia bisa lebih mandiri, lebih disiplin, dan tentunya menjadi orang yang sukses," kata Mia saat menemani anaknya mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SRT Kendari.

Mia mengaku sempat tidak membayangkan fasilitas yang didapat anaknya sekomplit ini. Rasa takjub dirasakannya saat mendampingi sang anak pada proses pendaftaran dan melihat langsung megahnya bangunan sekolah beserta sarana pendukungnya.

"Setelah saya masuk ke dalam waktu pendaftaran, saya lihat sekolahnya besar sekali, fasilitasnya lengkap, gedung-gedungnya bagus, dan ada asramanya," ucap Mia.

Menurutnya, sang anak yang sudah mulai menginap di asrama mengaku merasa sangat kerasan dengan fasilitas gedung yang memadai serta jaminan kebutuhan harian yang ditanggung penuh oleh pemerintah.

"Saya tanya anak saya perasaannya bagaimana, dia bilang nyaman dan enak. Makanannya juga ditanggung semuanya tiga kali sehari secara gratis," ucapnya.

Salah seorang orang tua siswa Mia (34), saat mengantar anaknya mengikuti MPLS di Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin (3/8/2026). (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Melihat kenyamanan serta jaminan mutu pendidikan yang diberikan, Mia bahkan berencana melanjutkan sekolah anaknya hingga jenjang SMA di lokasi yang sama, serta berniat mendaftarkan anak keduanya yang saat ini masih duduk di kelas 3 SD.

Dalam kesempatan tersebut ia mengapresiasi Presiden Prabowo Subianto dan pemerintah pusat yang telah memberi perhatian besar terhadap akses pendidikan bagi warga kurang mampu di Sulawesi Tenggara, khususnya Kota Kendari.

Sementara itu Kepala UPT Sentra Meohai Kendari Muhammad Gunawan menyampaikan program Sekolah Rakyat merupakan bentuk kehadiran negara untuk memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu dan yang membutuhkan perlindungan khusus.

"Program ini lahir dari keyakinan bahwa pendidikan adalah jalan paling efektif untuk memutus rantai kemiskinan antar generasi. Melalui Sekolah Rakyat, pemerintah tidak hanya menyediakan layanan pendidikan, tetapi juga menghadirkan sistem pembinaan yang menyeluruh," ucapnya.

Ia menyampaikan gedung permanen SRT 2 Kota Kendari sendiri dirancang memiliki kapasitas daya tampung hingga 1.080 siswa.

"Siswa existing pada tahun ajaran 2025/2026 tercatat sebanyak 133 orang dan pada tahun ajaran baru 2026/2027 ini bertambah sebanyak 206 orang, sehingga total siswa yang saat ini menempati sekolah permanen mencapai 339 siswa," jelasnya.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026