Logo Header Antaranews Sultra

Bupati Kolaka minta kepala sekolah fokus bangun karakter siswa

Rabu, 3 Juni 2026 20:34 WIB
Image Print
Bupati Kolaka Amri melantik 16 kepala sekolah di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu (3/6/2026). ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra

Kolaka (ANTARA) - Bupati Kolaka Amri meminta para kepala sekolah di daerah itu fokus meningkatkan mutu pendidikan dan membangun karakter serta akhlak siswa guna menjadi generasi yang inovatif dan berdaya saing.

"Kita berharap ada energi baru terkait dengan mutu pendidikan yang bisa melahirkan generasi-generasi inovatif, punya kecerdasan intelektual, dan yang paling utama adalah memiliki karakter serta akhlak yang baik," kata dia setelah melantik 16 kepala sekolah di Kolaka, Sulawesi Tenggara, Rabu.

Ia menjelaskan sektor pendidikan harus menjadi garda terdepan dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas moral yang kuat.

Terkait dengan posisi dan status kepala sekolah yang ada saat ini, kata dia, proses evaluasi akan terus berjalan melalui pejabat teknis terkait.

Langkah tersebut, kata dia, sebagai upaya penyegaran dan memastikan kinerja sektor pendidikan tetap optimal.

"Hari ini status kepala sekolah tetap jalan, namun ke depan tetap akan dievaluasi oleh pejabat teknisnya. Mungkin ada yang di-rolling, karena kita berharap sektor pendidikan ini harus jauh lebih baik," ujarnya.

Ia juga menginstruksikan jajaran Dinas Pendidikan dan para kepala sekolah aktif menyisir serta melaporkan jika ada anak putus sekolah di wilayah masing-masing.

Pemerintah Kabupaten Kolaka berkomitmen memberikan intervensi kepada anak-anak berasal dari keluarga tidak mampu dengan menyiapkan berbagai fasilitas penunjang, antara lain jaminan seragam gratis, bantuan biaya hidup melalui Dinas Sosial untuk kategori desil 1, hingga penyediaan mobil antar-jemput sekolah gratis di kecamatan yang belum memiliki akses transportasi umum, seperti Wundulako, Mangolo, Polinggona, dan Watubangga.

"Saya berharap tidak ada lagi anak-anak di Kolaka yang tidak sekolah. Jika ada masalah, segera laporkan ke pemerintah, pasti akan kita intervensi," ucap Amri.

Sebanyak 16 kepala sekolah tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), dan sekolah menengah pertama (SMP) di Kolaka yang dilantik tersebut, yaitu Leni Rostaty (Kepala SDN 1 Kowioha), Indrawati (Kepala SDN 1 Silea), Asrun (Kepala SDN 1 Petudua), Burhan (Kepala SDN 2 Induha), Yunita R (Kepala SDN 1 Induha), Syamsul Rijal (Kepala SDN 1 Tolowe Ponre), Andi Takdir R (Kepala SDN 1 Lalonggosua), Syahrir (Kepala SDN 1 Towua), Sutra (Kepala SDN 2 Wowoli), Sabilil Khoirul (Kepala SDN 1 Tanggeau).

Selain itu, Sri Wahyuni (Kepala SDN 1 Watalara), Harni (Kepala SDN 1 Lambopini), Mulyani (Kepala SDN 3 Sabilambo), Fidia Ariesta Gandi (Kepala SMPN 2 Samaturu), Iwan Taufik Imron (Kepala SMPN 2 Tanggetada), dan Andi Ernawati (Kepala TK Negeri Mekongga Berjaya).



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026