Logo Header Antaranews Sultra

Bulog Sultra edukasi pelajar jadi generasi sadar ketahanan pangan

Jumat, 24 April 2026 12:46 WIB
Image Print
Para siswa saat berlkunjung di Gudang Bulog Sulawesi Tenggara. (ANTARA/HO-Bulog Sultra)

Kendari (ANTARA) - Perum Bulog Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara (Sultra) memberikan edukasi kepada pelajar yang melakukan kunjungan di Gudang Bulog untuk menjadi generasi sadar ketahanan pangan di wilayah Bumi Anoa.

Pimpinan Wilayah Bulog Sultra Benhur Ngkaimi saat ditemui di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa kegiatan edukasi tersebut dilakukan untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terkait ketahanan dan pengelolaan pangan melalui program kunjungan edukatif bagi siswa dan pelajar di daerah tersebut.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis perusahaan untuk mendorong literasi pangan sejak dini guna membentuk karakter generasi muda yang peduli terhadap ketersediaan pangan nasional.

"Melalui kunjungan ini, kami ingin menanamkan kesadaran kepada pelajar tentang pentingnya pangan sebagai kebutuhan dasar, serta bagaimana negara hadir melalui Bulog dalam menjaga ketersediaannya," kata Benhur.

Ia menjelaskan bahwa edukasi tersebut sangat krusial agar para pelajar tidak hanya berperan sebagai konsumen, tetapi juga memiliki wawasan mendalam mengenai rantai distribusi pangan serta pentingnya menjaga stabilitas pangan demi kepentingan nasional.

"Dalam program tersebut, para siswa diajak melihat secara langsung aktivitas di gudang Bulog guna memahami proses pengelolaan cadangan beras pemerintah (CBP). Alur kerja yang ditunjukkan meliputi tahap penerimaan komoditas, metode penyimpanan yang standar, hingga mekanisme penyaluran kepada masyarakat," ujar dia.

Benhut mengungkapkan selain aspek teknis penyimpanan, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai peran vital Bulog dalam mengintervensi pasar untuk menjaga stabilitas harga agar kebutuhan pokok tetap dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Kami ingin para pelajar memahami bagaimana peran negara dalam menjaga kualitas dan kuantitas stok pangan, sehingga mereka memiliki kepedulian terhadap isu-isu ketahanan pangan di masa depan," ujar dia.

Dia menjelaskan jika selama kegiatan berlangsung, para siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam mengikuti sesi pemaparan materi maupun saat melakukan peninjauan fasilitas penyimpanan. Sesi diskusi juga dibuka untuk memberikan ruang bagi siswa bertanya seputar tantangan pengelolaan logistik pangan di Sulawesi Tenggara.

"Program kunjungan edukatif ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak satuan pendidikan di Sulawesi Tenggara, sehingga misi membentuk generasi yang sadar akan ketahanan pangan dapat tercapai secara maksimal," katanya menambahkan.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026