Logo Header Antaranews Sultra

Pemkot Kendari catat 5.721 orang kunjungi Pantai Nambo selama libur Lebaran

Rabu, 1 April 2026 19:00 WIB
Image Print
Wisatawan yang berkunjung di Pantai Nambo Kota Kendarii, Sulawesi Tenggara. (ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra)

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari mencatat sebanyak 5.721 wisatawan mengunjungi destinasi wisata Pantai Nambo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), selama periode libur Lebaran Idul Fitri yang berlangsung 21 hingga 29 Maret 2026.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Kendari Hermawaty di Kendari, Rabu, mengungkapkan bahwa puncak kunjungan terjadi pada 22 hingga 24 Maret dengan rata-rata mencapai 1.000 orang per hari.

"Jumlah 5.721 wisatawan selama libur Lebaran ini mengalami peningkatan dibandingkan dengan capaian pada tahun sebelumnya. Mayoritas pengunjung didominasi warga lokal Kendari, disusul wisatawan dari Kabupaten Konawe Selatan dan Konawe," ujar Hermawaty.

Tingginya antusias pengunjung tersebut memberikan dampak positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hermawaty menyebutkan khusus dari kunjungan selama libur Lebaran saja, Pantai Nambo berhasil menyumbang PAD sekitar Rp50 juta.

"Jika diakumulasikan sepanjang Maret 2026, mulai dari masa Ramadhan hingga pasca-Lebaran, total PAD dari objek wisata unggulan tersebut telah mencapai kisaran Rp79 juta. Secara keseluruhan, data periode Januari hingga Maret 2026 mencatat total kunjungan menyentuh angka 23.995 orang," ujarnya.

Hermawaty menilai tren positif ini merupakan hasil dari berbagai upaya pembenahan fasilitas, di antaranya penggratisan penggunaan gazebo, penyediaan kamar bilas yang memadai, ketersediaan air bersih, serta pengerahan petugas kebersihan secara rutin.

Selain fasilitas fisik, pihaknya menekankan pentingnya integritas petugas di lapangan guna mencegah praktik pungutan liar (pungli) yang dapat merusak citra pariwisata daerah.

"Kami mengedepankan integritas petugas jaga agar tidak ada pengunjung yang masuk tanpa tiket atau dimintai biaya tambahan di luar ketentuan. Kami ingin memastikan biaya yang dikeluarkan pengunjung sesuai dengan tarif retribusi resmi," jelasnya.

Dia menambahkan bahwa pengelola Pantai Nambo juga berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan prima tanpa ada biaya terselubung bagi para wisatawan demi menciptakan pengalaman berwisata yang nyaman dan transparan di Kota Kendari.



Pewarta :
Editor: Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026