
Datangi PLN Kendari, Pemdes Meronga Taua pertanyakan realisasi listrik yang sudah dibayar

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Desa (Pemdes) Meronga Raya mendatangi PT PLN Kendari untuk mempertanyakan kepastian realisasi pemasangan aliran listrik ke Perusahaan PT Kasuari Silika Nusantara (KSN), yang dinilai belum sesuai dengan estimasi waktu pengerjaan yang telah ditetapkan selama 74 hari usai registrasi.
Sekretaris Desa Meronga Raya Salomon, mengatakan, pihaknya menyoroti jawaban PLN yang menyebutkan bahwa proses pemasangan listrik membutuhkan waktu 74 hari kerja sejak pelunasan biaya administrasi.
“Kalau mengacu pada penjelasan PLN, seharusnya pemasangan sudah mulai berjalan, karena pembayaran itu sudah dilakukan sejak Januari 2026,” kata Salomon usai bertemu manajemen PLN Kendari, pada Senin (30/3).
Ia menjelaskan, PT KSN telah mengajukan pemasangan listrik dengan kapasitas 1,5 Megavolt Ampere (MVA) dan telah melunasi biaya administrasi pendaftaran atau registrasi sekitar Rp1 miliar. Namun hingga kini, belum terlihat adanya progres di lapangan.
Menurut dia, keterlambatan tersebut tidak hanya berdampak pada operasional perusahaan, tetapi juga pada masyarakat di sekitar jalur pemasangan jaringan listrik.
“Sepanjang jalur kurang lebih satu kilometer menuju lokasi perusahaan, ada rumah warga dan kebun masyarakat yang sampai sekarang belum menikmati listrik,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, pihak PLN menyampaikan bahwa permohonan telah diproses, namun saat ini masih menunggu kesiapan infrastruktur berupa tiang listrik yang didatangkan dari Makassar.
PLN juga memperkirakan pengerjaan baru akan dimulai pada awal Mei 2026.
Meski demikian, Pemdes Meronga Raya menilai penjelasan tersebut perlu disertai kepastian waktu yang jelas, mengingat batas waktu 74 hari kerja yang disampaikan sebelumnya dinilai menjadi acuan bagi pihak perusahaan dan masyarakat.
“Jangan sampai waktu yang sudah dijanjikan itu terus bergeser. Kami berharap ada kepastian agar tidak menimbulkan ketidakpastian di masyarakat,” kata Sekdes.
Pemdes Meronga Raya pun mendesak PLN untuk segera merealisasikan pemasangan listrik tersebut, mengingat kebutuhan listrik yang mendesak untuk mendukung investasi serta meningkatkan akses energi bagi warga di wilayah tersebut.
Pewarta : La Ode Muh. Deden Saputra
Editor:
Zabur Karuru
COPYRIGHT © ANTARA 2026
