
Serangan rudal ke sekolah Iran picu sorotan, AS tidak akui tanggung jawab langsung

Moskow (ANTARA) - Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Mike Waltz, menyebut pemboman mematikan terhadap sebuah sekolah perempuan di Iran selatan sebagai kesalahan tragis yang dapat terjadi dalam operasi militer, tanpa secara langsung menyalahkan pihak tertentu.
“Amerika Serikat melakukan segala yang bisa untuk menghindari korban sipil. Namun terkadang, tentu saja, kesalahan tragis bisa terjadi,” katanya kepada ABC News dalam wawancara yang ditayangkan, MInggu (8/3).
Saat ditanya lebih lanjut mengenai hasil penyelidikan yang dilakukan The New York Times yang menyebutkan bahwa AS bertanggung jawab atas serangan tersebut, Waltz mengatakan ia akan menyerahkan hal itu kepada para penyelidik untuk menentukannya.
Sebuah sekolah dasar putri di Minab, provinsi Hormozgan, Iran selatan, terkena hantaman rudal pada hari pertama serangan bersama AS-Israel ke Iran pada 28 Februari.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut 171 siswi sekolah wafat dalam pengeboman yang oleh Teheran diduga dilakukan oleh AS dan Israel.
Namun, Presiden AS Donald Trump pada Sabtu (7/3) mengatakan bahwa berdasarkan hal-hal yang ia saksikan, Trump menyebut "hal tersebut dilakukan oleh Iran".
Sumber: Sputnik/RIA-Novosti-OANA
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Faidin
COPYRIGHT © ANTARA 2026
