Kendari (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk IGP Pomala memberikan pelatihan Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS) kepada empat Puskesmas di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, guna meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan kecelakaan pada masyarakat.
Sr. Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa Aditya Hafria Vanani di Kolaka, Jumat, mengatakan bahwa empat puskesmas di Kabupaten Kolaka yang mengikuti training BTCLS ini, yaitu Puskesmas Wundulako, Tanggetada, Baula, dan Puskesmas Pomalaa agar kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan baik itu jantung hingga kecelakaan itu bisa mumpuni sehingga bisa menolong masyarakat.
"Jadi, area Kecamatan Wundulako, Tanggetada, Baula, dan Pomalaa berada di jalan poros yang dimana risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas cukup tinggi, sedangkan kita melihat masih banyak tenaga kesehatan disini yang kompetensi BTCLS-nya sudah kadaluwarsa sehingga kita membantu memfasilitasi itu," katanya.
Aditya menyebutkan bahwa pada training BTCLS tersebut, pihaknya memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada peserta dalam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan tersebut. Dengan demikian, tenaga kesehatan dapat memberikan pertolongan pertama yang tepat dan efektif sebelum pasien mendapatkan perawatan medis yang lebih lanjut.
"Materinya itu, misalnya pertolongan serangan jantung, pertolongan cedera kepala, cedara bagian dada, patah tulang. Pada dasarnya kegawatdaruratan terkait masalah jantung dan benturan atau trauma yang umumnya terjadi pada kasus kecelakaan," ujarnya.
BTCLS tersebut juga merupakan bagian dari program Environmental, Social, and Governance (ESG) PT Vale Indonesia dalam mendukung peningkatan kualitas, pelayanan, kegawatdaruratan medis, serta memperkuat kapasitas tenaga kesehatan sehingga masyarakat dapat memperoleh penanganan yang lebih cepat, tepat, dan profesional dalam situasi trauma maupun penyakit jantung.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Pomalaa dr Alriani Hamszah menuturkan bahwa bahwa kegiatan BTCLS tersebut sangat penting diikuti guna meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan dalam menangani kegawatdaruratan.
"Dengan adanya training BTCLS ini dari PT Vale kami sangat bersyukur. Dan kami sangat terbantu dengan program-program dari PT Vale," ucap Alriani.
Ia berharap bahwa ilmu yang diperoleh dari training tersebut dapat diterapkan oleh peserta di tempat kerja mereka masing-masing, sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah tersebut.
"Diharapkan seluruh peserta dapat mengambil seluruh ilmunya dan bisa menerapkan di tempatnya masing-masing," katanya.
Ditempat yang sama Kepala Seksi Pembangunan Masyarakat Desa/Kelurahan Kecamatan Pomalaa Laode Ndikode, sangat mengapresiasi kegiatan BTCLS yang diselenggarakan oleh PT Vale dalam meningkatkan kapasitas tenaga medis untuk melayani masyarakat.
"Mudah-mudahan tenaga medis yang ada di kecamatan ini bisa bekerja maksimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat," jelasnya.

