Kendari (ANTARA) -
Tim Gabungan Pemerintah Desa Palambua, Puskesmas Pomalaa, BNN Kolaka, dan TNI-Polri bersama PT Vale melakukan penyuluhan dan pmeeriksaan HIV-AIDS di salah satu tempat hiburan malam Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sutlra).
Sr. Occupational Health & Industrial Hygiene Analyst PT Vale IGP Pomalaa Aditya Hafria Vanani, Kamis, mengatakan bahwa kegiatan tersebut berlangsung sejak 19.30 hingga 22.00 Wita, dan diikuti oleh 23 pekerja hiburan malam yang mendapat edukasi dan pemeriksaan langsung terkait HIV, Sifilis, Hepatitis C, dan penyalahgunaan NAPZA.
"Kegiatan ini merupakan bagian dari program ESG (Environmental, Social, and Governance) Promkes (Promosi Kesehatan) Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya, yang menekankan kolaborasi lintas sektor dalam pencegahan penyakit menular. Kami dari PT Vale memberikan penyuluhan tentang bahaya HIV kepada kelompok berisiko seperti pekerja hiburan malam,” katanya.
Sementara dari pihak Puskesmas dan BNN melakukan pemeriksaan langsung sebagai langkah pencegahan dan pengendalian HIV-AIDS.
Aditya juga menjelaskan peserta kegiatan diberikan pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pengetahuan mereka sebelum dan sesudah penyuluhan.
Kegiatan di Pelambua ini menjadi contoh nyata kolaborasi multi-sektor yang tak hanya simbolik, tapi langsung menyentuh kelompok berisiko di lapangan.
“Harapan kami, Kolaka bukan hanya maju karena industrinya, tapi juga kuat karena warganya sehat,” ujar Aditya.
"Program ini menjadi bagian dari ESG Health Promotion PT Vale Indonesia di wilayah operasi Pomalaa, bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat lokal untuk mencegah penyebaran penyakit menular serta meningkatkan kesadaran kesehatan komunitas," sebutnya.
Di tempat yang sama, Kepala Puskesmas Pomalaa dr. Alriyani Hamzah menilai kegiatan tersebut sangat membantu dalam mendukung capaian program kesehatan masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan pemerintah desa dalam pencegahan penyakit menular seperti HIV, Hepatitis, dan TBC.Kegiatan ini sangat membantu kami menjangkau kelompok yang sulit terakses layanan kesehatan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan seperti ini bisa menjadi agenda rutin tahunan, sekaligus diperluas agar pemeriksaan tidak hanya menyasar kelompok berisiko, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kepala Desa Pelambua Rasdi Sambolangi, menyebut kegiatan malam itu sebagai bentuk inovasi pemerintah desa dalam program advokasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular.
“Kami melibatkan Puskesmas, BNN, TNI, Polri, dan PT Vale.Sasaran malam ini memang pekerja hiburan malam, tapi ke depan akan diperluas ke masyarakat umum,” ucapnya.
Menurut Rasdi, kegiatan tersebut membuktikan bahwa sinergi antara pemerintah desa, lembaga kesehatan, aparat keamanan, dan industri bisa menciptakan dampak nyata bagi kesehatan masyarakat di wilayah pesisir industri Pomalaa.
Program “Kolaka Sehat, Bersih, dan Berdaya” merupakan bagian dari komitmen PT Vale Indonesia dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di bidang kesehatan masyarakat.

