Kendari (ANTARA) - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka melaksanakan Sosialisasi Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pemberdayaan Tenaga Kerja dan Pengusaha Lokal.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah operasinya.
Kegiatan sosialisasi yang diikuti oleh jajaran Forkopimda Kolaka dan 39 mitra kontraktor PT Vale, termasuk 24 kontraktor lokal, ini dipusatkan di Gedung Sultan Raja, Kolaka, Senin (4/11).
Head of Pomalaa Project PT Vale Indonesia Mohammad Rifai, menegaskan bahwa MoU ini adalah simbol tekad bersama untuk menjadikan Kolaka semakin maju dan berdaya saing.
“Nota Kesepahaman yang disosialisasikan bukan hanya dokumen formal, tetapi simbol tekad bersama untuk menjadikan Kolaka semakin maju dan berdaya saing,” ujar Mohammad Rifai.
Ia menambahkan, komitmen untuk mengoptimalkan peran tenaga kerja serta pengusaha lokal dalam proyek, khususnya di Blok Pomalaa, sudah berjalan bahkan sebelum penandatanganan MoU.
Sementara itu, Bupati Kolaka, H. Amri SSTP menyampaikan apresiasi terhadap langkah PT Vale yang menyusun MoU dengan memperhatikan kearifan lokal dan keadilan sosial, terutama dalam pola rekrutmen tenaga kerja.
Bupati Amri secara tegas meminta agar tenaga kerja lokal diberi kesempatan lebih luas.
"Jika kuota belum terpenuhi, harus ada gelombang kedua khusus untuk masyarakat Kolaka. Kami tidak ingin masyarakat hanya menjadi penonton dalam investasi besar ini,” ucapnya.
Selain itu, Bupati Amri juga menekankan pentingnya pemenuhan hak-hak pekerja, seperti kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan dan transparansi dalam penggunaan tenaga kerja asing.
Pemerintah Daerah, lanjutnya, siap mendukung investasi yang berkeadilan dan berkelanjutan melalui penyederhanaan proses perizinan dan koordinasi lintas lembaga.
Sinergi antara PT Vale dan Pemkab Kolaka ini diharapkan menjadi fondasi jangka panjang bagi penguatan ekosistem industri pertambangan, sekaligus memperkuat kontribusi sektor tambang terhadap visi Indonesia Emas 2045 melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan pengusaha lokal.

