Kejati Sulteng dukung pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan

id Kejati-PLN Sulteng

Kejati Sulteng dukung pembangunan Infrastruktur ketenagalistrikan

Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah bersama PLN UIP Sulawesi berkomitmen mengawal pembangunan ketenagalistrikan di daerah itu. (Foto ANTARA/HO)

Kendari (ANTARA) - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tengah (Sulteng) berkomitmen mengawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan untuk menunjang kebutuhan daya listrik dalam rangka pengembangan  dan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Palu.

Manager Perizinan dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, M Syukur dalam rilis yang diterima, Jumat, mengatakan  PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulteng terus berupaya meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan. Dan saat, PLN tengah membangun empat  infrastruktur ketenagalistrikan yakni Gardu Induk (GI) 150 kV Tawaeli, GI 150 kV Talise, Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tawaeli – Talise dan SUTT 150 kV PLTU Palu 3 - Incomer Double Phi (Tawaeli-Tambu).

"Jadi Pembangunan ini akan meningkatkan suplai terhadap kebutuhan daya listrik KEK Palu guna mendorong pertumbuhan investasi di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu. Jaringan transmisi ini juga merupakan jalur evakuasi daya bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palu 3 (2x50 MW)," ujarnya.

Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Kejati Sulteng) Hartadhi Christianto menyatakan bahwa Kejati Sulteng mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dan siap memberikan pandangan hukum guna membantu PLN untuk mempercepat pekerjaan di lapangan. 

"Pekerjaan ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang harus dilaksanakan secepatnya sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2020 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional." tutur Hartadhi. 

Ia menambahkan bahwa Kejati Sulteng juga akan melakukan pendampingan terkait pengadaan tanah di lapangan termasuk pada area KEK Palu untuk percepatan pelaksanaan penyelesaian pengadaan tanah. 

Sementara itu senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PT PLN (Persero) UIP Sulawesi, Nur Akhsin, menyampaikan terima kasih atas sinergi yang selama ini telah terjalin dengan Kejaksaan Tinggi. Bersinergi dengan seluruh pihak dan elemen pemerintahan dapat mempercepat pekerjaan terutama dalam hal pengadaan tanah.
 
Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama PLN UIP Sulawesi berkomitmen mengawal pembangunan ketenagalistrikan di daerah itu. (Foto ANTARA/HO-PLN)

"PLN diamanahkan untuk membangun proyek strategis nasional, dimana sampai saat ini progres pengadaan tanah jaringan transmisi 150 kV Tawaeli - Talise mencapai 52 persen dan jaringan transmisi 150 kV Palu 3 Incomer telah mencapai 70%. Pekerjaan segera masuk dalam tahap konstruksi dan direncanakan akan beroperasi pada tahun 2024." sambung Nur Akhsin.

Bersinergi dengan seluruh stakeholder untuk mempercepat pekerjaan merupakan bagian dari strategi PLN guna mendukung percepatan pekerjaan di lapangan. Sehingga akan lebih cepat dirasakan manfaatnya oleh pelanggan terlebih dalam hal ini mendorong pengembangan KEK Kota Palu. Hal ini sejalan dengan visi PLN  yaitu menjadi perusahaan listrik terkemuka se-Asia Tenggara dan #1 pilihan pelanggan untuk solusi energi.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022