Inflasi 0,33 persen pada dua Kota di Sultra

id Inflasi-Berita Sultra terkini

Inflasi 0,33 persen pada dua Kota di Sultra

Grafik perkembangan inflasi yang terjadi di dua Kota di Sultra yang terjadi pada bulan November 2021 yang dirilis BPS pada, Rabu. (Foto ANTARA/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tenggara mencatat, pada November 2021 terjadi inflasi sebesar 0,33 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 107,62 yang terjadi pada dua kota di Sultra.

Kepala BPS Sultra, Agnes Widiastuti, saat menyampaikan rilis yang diterima, Rabu menyebutkan, dari 90 kota IHK, 84 kota mengalami inflasi dan 6 kota mengalami deflasi. 

Inflasi tertinggi tercatat di Sintang sebesar 2,01 dengan IHK 113,80 dan inflasi terendah tercatat di Pontianak dan Bima masing-masing sebesar 0,02 persen dengan IHK masing-masing 107,06 dan 105,89. 

Sementara Deflasi terdalam tercatat di Kotamobagu sebesar 0,53 persen dengan IHK 107,95 dan deflasi terendah tercatat di Tual sebesar 0,16 dengan IHK 108,77.

Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya indeks harga pada kelompok makanan minuman dan tembakau 0,68 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,36 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga 0,29 persen; kelompok transportasi 0,28 persen; kelompok rekreasi, olahraga dan budaya 0,26 persen.

Kemudian pada kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan serta kelompok kesehatan masing-masing 0,13 persen; serta kelompok pakaian dan alas kaki 0,10 persen. 

Sedangkan, kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya 0,23 persen. Sedangkan kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran dan kelompok pendidikan tidak mengalami perubahan/relatif stabil.

Tingkat inflasi tahun kalender (Januari–November) 2021 sebesar 2,36 persen dan tingkat inflasi tahun ke tahun (November 2021 terhadap November 2020) sebesar 2,98 persen.

Komoditas yang memberikan sumbangan inflasi antara lain ikan layang/ikan benggol, ikan cakalang/ikan sisik, minyak goreng, ikan teri serta angkutan udara. Komoditas yang memberikan sumbangan deflasi antara lain ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, cabai rawit, mobil, apel, serta jagung muda/putren.


 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022