Penerima dua dosis vaksin COVID-19 di Indonesia mencapai 96,5 juta orang

id vaksin covid-19,satgas covid-19,covid-19

Penerima dua dosis vaksin COVID-19 di Indonesia mencapai 96,5 juta orang

Ilustrasi - Petugas medis menyiapkan vaksin yang akan disuntikan kepada pelajar dalam kegiatan vaksinasi lanjutan yang digelar BIN Daerah Jateng di SMA Negeri 2 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jumat (15/10/2021). (ANTARA/Sumarwoto)

Jakarta (ANTARA) - Masyarakat Indonesia yang sudah menerima dua dosis vaksin COVID-19 mencapai 96.519.346 orang setelah pada hari ini terjadi penambahan 1.045.478 orang yang menjalani vaksinasi kedua sesuai dengan program pemerintah.

Menurut data Kementerian Kesehatan yang diterima di Jakarta pada Rabu, terjadi pula penambahan penerima dosis pertama sebanyak 839.608 orang. Hal itu menjadikan total penerima dosis pertama 140.205.046 orang.

Hasil itu memperlihatkan bahwa telah tercapai 46,34 persen dari target 208.265.720 warga yang ditetapkan pemerintah dapat menjalani dua kali vaksinasi, demi mendapatkan kekebalan komunal atas penyakit yang menyerang sistem pernapasan tersebut.

Penerima dosis ketiga hingga berita ini diturunkan hanya ditujukan untuk petugas kesehatan, telah mencapai 1.222.471 orang.

Rincian dari pencapaian program vaksinasi saat ini, 1.922.615 tenaga kesehatan telah menerima dua dosis vaksin COVID-19 dari target 1.468.764 orang.

Untuk kategori lanjut usia, terdapat 7.415.686 orang yang sudah menjalani dua kali vaksinasi COVID-19 dari 21.553.118 orang yang ditargetkan oleh pemerintah.

Untuk petugas publik, 20.997.222 orang sudah menerima dua dosis suntikan vaksinasi COVID-19 atau melebihi dari target 17.327.167 orang yang menjadi target pemerintah.

Total 50.470.357 orang dari kategori masyarakat rentan dan umum sudah melakukan vaksinasi kedua, dengan pemerintah menargetkan 141.211.181 orang dalam kategori tersebut untuk menjalani vaksinasi.

Di kelompok usia 12-17 tahun, dari target 26.705.490 orang telah terdapat 14.554.975 orang sudah menjalani dua kali vaksinasi COVID-19.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2022