Wali Kota Kendari mengajak mahasiswa pendatang urus pindah KTP secara gratis

id Wali, Kota, Kendari, ajak, mahasiswa, pendatang, beralih,.KTP, gratis

Wali Kota Kendari mengajak mahasiswa pendatang urus pindah KTP secara gratis

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat meresmikan Program Kendari Terang, di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Senin (25/10/2021) malam. ANTARA/Harianto (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengajak kepada seluruh mahasiswa pendatang yang tengah menempuh studi di Ibu Kota Provinsi Sulawesi Tenggara ini agar mau mengurus pindah alamat dari KTP daerah asal menjadi KTP Kendari secara gratis.

"Kami memprogramkan pendataan masyarakat untuk beralih KTP secara gratis. Saya sampaikan kepada teman-teman khususnya kepada para mahasiswa sebaiknya kalau sudah kuliah di Kota Kendari sebaiknya mengurus KTP-nya di Kendari kecuali yang sudah tamat sudah selesai, boleh silakan kembali mengurus lagi ke daerahnya masing-masing," kata dia saat meresmikan program Kendari Terang di Kelurahan Kambu, Kecamatan Kambu, Senin malam.

Dia menjelaskan, ajakan para mahasiswa pendatang mau beralih ke KTP Kendari ini, ada bantuan atau program-program lainnya dari pemerintah maka para mahasiswa yang telah terdata bisa mendapatkannya.

"Kenapa ini saya sampaikan? Karena dengan begitu kita tercatat di sini. Kalau ada program baik berupa bantuan, berupa beasiswa atau program-program lainnya itu mudah untuk mengaksesnya," ujar dia.

Menurut Wali Kota, jika mahasiswa pendatang beralih dari KTP asal menjadi KTP Kendari selama mengenyam pendidikan di ibu kota provinsi itu, maka juga akan membantu proses administrasi jika mahasiswa sedang mengurus sesuatu.

"Karena kalau teman-teman mahasiswa ber-KTP daerahnya nanti kalau mau ngasih bantuannya harus pulang ke daerahnya dulu untuk bisa mengakses program itu. Oleh karena itu supaya mudah administrasinya," kata Sulkarnain.

Wali Kota mengatakan dirinya telah menugaskan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) setempat untuk bertemu Wakil Rektor 3 Universitas Halu Oleo Bidang Kemahasiswaan untuk membiarkan hal itu.

"Insya Allah dalam satu atau dua bulan ke depan kita akan masif, kita akan turun ke kampus termasuk beberapa wilayah kita di sini untuk bersinergi dengan lurah, RT/RW untuk mematikan itu," katanya.

Meski begitu, Sulkarnain menyampaikan semua itu bukan sebuah paksaan namun hanya sekedar tawaran sehingga segala proses administrasi nantinya tidak perlu lagi kembali ke daerahnya lagi, apalagi jika harus menyeberang pulau.

Kota Kendari merupakan ibu kota Provinsi Sulawesi Tenggara, di daerah tersebut banyak kampus-kampus besar baik negeri maupun swasta salah satunya Universitas Halu Oleo (UHO) Kendari, Universitas Mandala Waluya, Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK), Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari, Poltekkes Kendari dan kampus lainnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021