Pemkot Baubau panen bawang merah jenis super philip dan lokananta

id bawang merah

Pemkot Baubau panen bawang merah jenis super philip dan lokananta

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Muhamad Rais M (Antara/Yusran)

Baubau (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menyebutkan bawang merah yang dipanen seluas kurang lebih 4 hektare di Kelurahan Kaisabu Baru Kecamatan Sorawolio adalah jenis bibit varietas super Philip dan Lokananta.

"Jadi kemarin yang dipanen itu di Bumi Restu dan Bukit Indah Kelurahan Kaisabu Baru, satu lokasi jenis super Philip sekitar 3 hektare dengan panen varietas Lokananta sehingga kurang lebih 4 hektare," kata Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Baubau melalui Kepala Bidang Hortikultura dan Perkebunan, Sunarti, di Baubau, Jumat.

Menurut dia, hasil panen bawang merah itu diperkirakan mencapai 19-20 ton/hektare. "Jadi yang dipanen kemarin adalah varietas super Philips yang berasal dari Bima (Nusa Tenggara) sekitar 3 hektare dan varietas Lokananta yang dari biji sebanyak 80 bungkus dengan estimasi lahan 1 hektare," imbuhnya.

Tanaman bawang merah oleh petani, kata dia, merupakan bantuan yang anggarannya dari APBD dengan luas tanam 4 hektare.

"Memang alokasi khusus pemetaan sayur-sayuran itu di Kelurahan Kaisabu Baru Sorawolio. Karena untuk tanaman hortikultura yang diporsir disana, bahkan sudah berapa tahun ini kita beri bantuan bibit sayuran di Kaisabu kita porsir tomat, juga di kelurahan lain ada sawi, kol, kancang panjang, dan buncis," katanya.

Sunarti mengatakan, sebelumnya juga kegiatan panen bawang merah telah dilakukan di Kelurahan Waliabuku Kecamatan Bungi dari jenis varietas Lokananta pada awal September ini.

"Jadi ini berturut-turut panen. Kemarin juga kita demplot di empat tempat, kemudian pembagian (bibit) ini yang kita uji coba empat lokasi yakni di Kelurahan Walaibuku dua lokasi dan Kelurahan Waborobo Kecamatan Betoambari dua lokasi," katanya.

Adapun pasaran hasil panen bawang merah itu, kata dia, sudah ada pembeli atau yang biasanya disebut papalele yang datang sendiri ke lokasi panen.

"Jadi kemarin lokananta saja sudah ada duluan (papalele) ke sana, karena biasanya pas (petani) panen papalelenya sudah ada di sana datang," ujarnya.

Mengenai masa tanam bawang merah tersebut, kata Sunarti, untuk varietas lokananta karena dari bijian disemai selama 40-45 hari baru pindah tanam, dan setelah masa tanam 70 hari baru dilakukan masa panen.

"Kalau yang kemarin varietas super Philips itu masa tanamnya 64 hari baru panen," katanya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021