Sebanyak 162.095 warga Kendari sudah menjalani vaksinasi COVID-19

id Dinkes, Kendari, vaksinasi, COVID-19,warga kendari

Sebanyak 162.095 warga Kendari sudah menjalani vaksinasi COVID-19

Seseorang di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara saat mengikuti vaksinasi COVID-19 yang dilaksanaka Partai Gerindra dan Dinas Kesehatan setempat, Minggu (17/10/2021) (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara menyebu sebanyak 162.095 warga di daerah itu sudah menjalani vaksinasi COVID-19 dari target 265.147 sasaran.

"Hingga hari ini vaksinasi di Kendari utnuk dosis satu mencapai 162.095 orang atau 61,13 persen. Sedangkan dosis kedua sudah sebanyak 104.495 orang atau 39,41 persen dari sasaran," kata Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum di Kendari, Minggu.
 

Dia memaparkan capaian vaksinasi di kota itu, untuk tenaga kesehatan 5.597 orang atau 134,83 persen dari 4.151 sasaran. untuk kedua 5.134 orang atau 123,68 persen dari sasaran dan dosis ketiga mencapai 2.384 orang atau 57,43 persen dari sasaran.

Selanjutnya, vaksinasi petugas publik dosis satu mencapai 43.651 orang atau 115,45 persen dari 37.810 sasaran. Dosis kedua mencapai 30.304 orang atau 80,15 persen dari sasaran.

Sedangkan vaksinasi kelompok lansia untuk dosis satu sebanyak 9.523 orang atau 55,89 persen dari 17.040 sasaran. Dosis kedua 6.390 orang atau 37,5 persen dari sasaran. Sementara untuk masyarakat umum dan rentan mencapai 77.559 orang atau 45,51 persen dari 170.409 sasaran (dosis satu), dan kedua 45.911 orang atau 26,94 persen dari sasaran.

"Untuk vaksinasi remaja sudah mencapai 25.765 orang atau 72,1 persen dari 35.737 sasaran. Dosis kedua mencapai 16.756 orang atau 46,89 persen dari sasaran," ujarnya.
 

Pada kesempatan itu, ia mengajak semua pihak tetap disiplin protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, rajin mencuci tangan, dan menghindari keramaian meski telah mendapatkan suntikan vaksinasi hingga dosis lengkap.

"Protokol kesehatan penting guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta mencegah kembali meningkatnya kasus positif, dimana saat ini tren kasus sembuh semakin meningkat," kata Rahminingrum.

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021