Vaksinasi COVID-19 di Kendari mencapai 60 persen dari 265.147 sasaran

id Vaksinasi, COVID-19, kendari, capai 60, persen, 265.147, sasaran

Vaksinasi COVID-19 di Kendari mencapai 60 persen dari 265.147 sasaran

Arsip foto - Seseorang saat menjalani vaksinasi COVID-19 di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra). ANTARA/Harianto (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan vaksinasi COVID-19 di daerah itu sudah mencapai 160.530 orang atau 60,54 persen dari target 265.147 sasaran.

Kepala Dinas Kesehatan Kendari Rahminingrum di Kendari, Kamis, mengatakan dari 265.147 sasaran terbagi atas tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, serta remaja guna memutus mata rantai penyebaran virus corona dan variannya.

"Vaksinasi di Kota Kendari untuk dosis satu mencapai 160.530 orang atau 60,54 persen. Dosis kedua mencapai 102.161 orang atau 38,53 persen dari sasaran," kata dia.

Rahminingrum merinci capaian vaksinasi tenaga kesehatan sebanyak 5.593 atau 134,74 persen dari 4.151 sasaran. Dosis kedua 5.129 orang atau 123,56 persen dari sasaran. Lalu, dosis ketiga mencapai 2.363 orang atau 56,93 persen dari sasaran.

Selanjutnya, vaksinasi petugas publik dosis satu mencapai 43.557 orang atau 116,2 persen dari 37.810 sasaran. Dosis kedua mencapai 40.191 orang atau 79,85 persen dari sasaran.

Kemudian, vaksinasi kelompok lansia dosis satu sebanyak 9.495 orang atau 55,72 persen dari 17.040 sasaran. Dosis kedua 6.364 orang atau 37,35 persen dari sasaran.

Berikutnya, masyarakat umum dan rentan mencapai 76.631 orang atau 44,97 persen dari 170.409 sasaran dosis satu. Dosis kedua 44.377 orang atau 26,04 persen dari sasaran.

Sementara vaksinasi bagi remaja mencapai 25.254 orang atau 70,67 persen dari 35.737 sasaran. Dosis kedua mencapai 17.100 orang atau 45,05 persen dari sasaran.

Rahminingrum mengajak semua pihak tetap disiplin protokol kesehatan 5M, yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian dan mengurangi mobilitas meski telah mendapatkan suntikan vaksinasi hingga dosis lengkap.

"Protokol kesehatan penting guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19 serta mencegah kembali meningkatnya kasus positif, dimana saat ini tren kasus sembuh semakin meningkat," demikian Rahminingrum.

Satgas COVID-19 Kota Kendari mencatat, secara keseluruhan jumlah kasus COVID-19 per 13 Oktober 2021 sebanyak 7.712 orang, dari jumlah itu 7.614 atau 98,73 persen dinyatakan sembuh, 95 orang kasus meninggal. Sedangkan kasus aktif yang saat ini menjalani isolosi mandiri tersisa tiga orang.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021