Wali Kota Kendari mendorong alumni BLK diserap dunia kerja

id blk kendari

Wali Kota Kendari mendorong alumni BLK diserap dunia kerja

Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulkarnain Kadir (tengah) usai membuka pelatihan kerja di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat, Senin (20/9/2021). ANTARA/Harianto

Kendari (ANTARA) - Wali Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) Sulkarnain Kadir mendorong agar alumni siswa pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) setempat dapat diserap dunia kerja khusus yang ada di daerah itu.

"Kegiatan BLK Kendari sangat kami apresiasi dan sebagai salah satu bentuk dukungan itu saya hadir di sini untuk membuka pelatihan ini sekaligus memberikan dukungan terhadap para peserta pelatihan," kata Wali Kota saat membuka pelatihan berbasis kompetensi di Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari, Senin.

Sulkarnain menjelaskan, untuk bisa memenuhi pasar kerja setiap angkatan kerja mesti bisa memenuhi syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Menurutnya, para peserta mesti bersungguh-sungguh menyerap segala ilmu yang diajarkan instruktur BLK Kendari, sehingga dapat menjadi terampil dan memiliki daya saing tinggi.

"Untuk menunjang keterampilan yang dimiliki para peserta harus memiliki etika kerja dan mental kerja," ujar Sulkarnain.

Menurut Wali Kota, etika kerja akan sangat membantu peserta pelatihan dalam dunia kerja sebab akan mengajarkan seseorang bagaimana memposisikan diri dengan baik, sementara mental kerja akan membuat seserong bisa bertanggung jawab terhadap pekerjaanya.

Wali Kota Kendari ini berjanji akan memprioritaskan alumni BLK Kendari untuk bisa diterima dalam pasar kerja yang ada di daerah itu termasuk mempermudah bagi para alumni ketika membuka usaha mandiri.

"Saat ini pemerintah kita sedang melakukan terobosan-terobosan menghadirkan berbagi investor untuk membuka usaha besar di Kota Kendari, dimana penyerapan tenaga kerja tentu juga besar. Salah satunya di Trans Studio yang Insya Allah akan menyerap tenaga kerja hingga ribuan orang," bebernya.

Untuk tahap awal saja, lanjut dia, penerimaan angkatan kerjanya bisa mencapai 3.000 orang dan jika sudah 100 persen bisa mencapai 5.000 atau 6.000 angkatan kerja dan itu 70 persennya akan diutamakan mereka yang memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Kendari atau berdomisili di wilayah Sultra.

Wali Kota berharap agar BLK Kendari ke depannya bisa menambah paket pelatihannya sehingga bisa memenuhi kebutuhan angkatan kerja karena selain Trans Studio pemerintah setempat juga masih mempunyai terobosan lain untuk membuka peluang lapangan kerja, seperti perhotelan.

Menyikapi hal itu, Kepala BLK Kendari La Ode Haji Polondu menuturkan, pihaknya mengaku siap menjawab keinginan pemerintah setempat dalam menyiapkan angkatan kerja yang kompeten dan berdaya saing tinggi.

"Ini merupakan dukungan yang luar biasa bagi BLK Kendari karena semua pihak sangat mendukung kami, mulai dari Gubernur Sultra, DPRD Sultra, unsur FORKOPIMDA dan Wali Kota Kendari. Semua telah membukakan kerang bagi para alumni BLK Kendari untuk bisa memenuhi pasar-pasar kerja yang ada," sebutnya.

Mantan Kepala Bagian (Kabag) Rumah Tangga Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) itu mengatakan, pihaknya sangat berharap kepada para peserta pelatihan untuk bersungguh-sungguh mengikuti semua proses pelatihan yang ada di BLK Kendari.

Pihaknya terus mendorong para peserta agar bisa memanfaatkan keberadaan BLK Kendari untuk menambah keterampilan, mematangkan kecerdasan intelektual, kecerdasan emosional, kecerdasan sosial dan kecerdasan spiritual.

Diketahui, kegiatan tahap IX atau pelatihan tahap terakhir untuk tahun 2021 di BLK Kendari yakni empat paket pelatihan yaitu Program Pelatihan Tata Kecantikan Rambut, Teknik Listrik, Sepeda Motor Injeksi dan Pemprograman Web.

Kegiatan itu dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dengan ketat, dan turut dihadiri Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tenggara dan Kepala Balai Peningkatan Produktivitas (BPP) Kendari.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021