Pemkab Buton Selatan gelar uji kompetensi pejabat tinggi pratama

id Berita Busel

Pemkab Buton Selatan gelar uji kompetensi pejabat tinggi pratama

Suasana uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama yang digelar Pemkab Busel melalui BKPSDM, di Busel, Senin. (Foto Antara/Yusran)

Buton Selatan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, menggelar uji kompetensi jabatan pimpinan tinggi pratama dilingkup pemkab daerah itu dalam rangka menindaklanjuti rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dalam hal penataan aparatur.

Peserta uji kompetensi yang diikuti oleh seluruh pejabat eselon IIB lingkup pemkab daerah itu, menjalani serangkaian pertanyaan-pertanyaan yang diberikan oleh tim panitia seleksi yang telah dibentuk dengan disaksikan langsung Bupati Buton Selatan La Ode Arusani, Senin.

Bupati La Ode Arusani mengatakan, uji kompetensi yang dijalani para pejabat eselon dua itu merupakan sebuah keharusan dalam rangka untuk menilai kemampuan mereka didalam menjalankan tugas di OPD mana yang lebih cocok ditempati.

"Contoh kecilnya ketika ada salah satu dinas pindah tugas maka otomatis jabatan itu harus diisi, tapi tentunya yang mengisi harus sudah pernah mengikuti asesmen. Makanya dengan seperti inilah (uji kompetensi) hari ini kita lakukan," katanya.

Menurut dia, pentingnya pelaksanaan uji kompetensi yang juga merupakan salah satu dari arahan KASN juga itu, sehingga dalam pengisian jabatan pihak pemerintah daerah tidak lagi menunggu atau harus mondar-mandir mengurus izin yang bisa mengeluarkan banyak biaya.

"(Kompetensi) ini sebagai salah satunya kita melihat mana yang bisa kerja. Harapan saya dengan uji kompetensi ini, semua eselon dua yang ada di Busel ini mereka bisa bekerja dengan baik untuk kemajuan daerah," ujar politisi PDIP ini.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Buton Selatan, Firman Hamza mengatakan, uji kompetensi dalam rangka menindaklanjuti jawaban KASN itu hasil atas usulan yang sebelumnya didorong pihaknya ke KASN pada awal Agustus lalu.
 
"Jadi tepatnya pada 24 Agustus 2021 itu KASN mengeluarkan rekomendasi uji kompetensi dalam rangka rotasi, mutasi pejabat pimpinan tinggi pratama lingkup Pemkab Busel. Olehnya itu hari ini kita selenggarakan dan diikuti seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama karena rata-rata pejabat tinggi pratama ini sudah menjabat satu tahun keatas," ujarnya.

"Setelah ini tidak hanya uji kompetensi, tetapi juga selanjutnya akan dilakukan penataan aparatur yakni pengisian jabatan pada jabatan tinggi pratama eselon IIB dan eselon IIA," katanya pula.

Ia mengatakan, penyelenggaraan uji kompetensi yang dilaksanakan pihaknya itu merupakan bentuk kepatuhan Pemkab Buton Selatan dalam hal prinsip penataan aparatur sebagaimana yang diatur dalam undang-undang Nomor 5 tahun 2014, termasuk PP Nomor 11 yang kemudian ditindaklanjuti PP Nomor 17 dalam hal rotasi atau mutasi tidak boleh lagi dilakukan tetapi harus melalui uji kompetensi.

Menurutnya pula, hal yang sangat istimewa pada penyelenggaraan uji kompetensi itu karena hadirnya bupati Buton Selatan menyaksikan dan terlibat langsung dalam proses. Hal ini merupakan suatu langkah maju karena merupakan bentuk dari amanah undang-undang Nomor 23, bahwa dalam hal pengangkatan, pemindahan dan pemberhentian pegawai negeri sipil adalah kewenangan pejabat pembina kepegawaian.
 

Pemkab Buton Selatan gelar uji kompetensi pejabat tinggi pratama

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021