Bulog Baubau memiliki cadangan beras hingga November 2021

id bulog beras,Baubau

Bulog Baubau memiliki cadangan beras hingga November 2021

Seorang buruh saat memikul beras dari gudang Bulog di Kota Kendari. (Foto ANTARA/Azis Senong)

Kendari (ANTARA) - Badan Urusan Logistik (Bulog) Sub Divre Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan stok pangan di gudang penyimpanan masih aman hingga November 2021 mendatang.

Kepala Bulog Baubau Ardiansyah melalui, pesan WhatsApp yang diterima, Senin mengungkapkan jumlah beras saat ini masih 540 ton untuk kualifikasi medium dan 9 ton premium kemasan 10 kilogram yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat di tiga kabupaten dan satu kota hingga dua bulan ke depannya

"Beras masih ada 540 ton ditambah 9 ton premium untuk kebutuhan beras ASN dan komersil," ujar Ardiansyah.

Tak hanya beras, gula pasir kemasan satu kilogram juga masih melimpah, totalnya mencapai 14 ton dan dipasarkan di kantor Bulog Baubau dan mitra kerja lainnya.

Sementara komodoti lain seperti minyak goreng masih kosong dan masih diusulkan sejumlah 5.000 liter. Habisnya stok minyak goreng tersebut, dipengaruhi kegiatan pasar murah yang belum lama ini digelar Polres Baubau kerjasama Bulog.

Sama halnya dengan minyak goreng, tepung terigu pun demikian kini stoknya juga kosong, namun Bulog Baubau telah mengusulkan sejumlah 1 ton atau 1.000 kilogram.

Seluruh stok pangan telah dijual di toko Bulog di jalan Betoambari, gula pasir seharga Rp12.500 perkilogram, dan minyak goreng kemasan Rp14.500 perliter. Sedangkan beras premium dijual Rp10.500 perkilogram.

Selain kota Baubau seluruh stok tersebut disiapkan untuk kebutuhan masyarakat tiga kabupaten lainnya seperti Buton, Buton Selatan dan Buton Tengah.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021