Sebanyak 80.399 warga Kendari sudah divaksinasi COVID-19

id Dinkes, 80.399, warga, Kendari, sudah, divaksinasi, COVID-19

Sebanyak 80.399 warga Kendari sudah divaksinasi COVID-19

Seorang anak di Kota Kendari hendak disuntik vaksin COVID-19 di Kantor Dinas P3APPKB Sultra sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional. Kendari, Jumat (23/7/2021). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Dinas Kesehatan Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyebutkan sebanyak 80.399 orang di daerah itu sudah divaksinasi COVID-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Kepala Dinkes Kendari Rahminingrum di Kendari, Sabtu, mengatakan sasaran vaksinasi di daerah itu menjadi 265.147 di antaranya tenaga kesehatan, petugas publik, kelompok lanjut usia, masyarakat umum dan rentan, serta gotong royong.

"Sampai saat ini yang sudah divaksinasi sebanyak 80.399 orang atau 30,32 persen dari target sasaran," katanya.

Rahminingrum menyampaikan, saat ini vaksinasi diprioritaskan bagi penyuntikan dosis kedua di Posko Dinas Kesehatan setempat.

Capaian vaksinasi COVID-19 bagi tenaga kesehatan di kota itu sabanyak 5.457 orang atau mencapai 131,46 persen dari 4.151 sasaran. Sementara dosis kedua sudah diberikan kepada 4.948 orang atau 119,20 persen dari sasaran.

Selanjutnya, bagi petugas publik mencapai 38.382 orang atau 101,51 persen dari 37.810 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai 22.652 orang atau 59,91 persen dari sasaran.

Sementara bagi kelompok lansia, dosis satu sudah dilakukan kepada 7.358 orang atau 43,18 persen dari 17.040 sasaran. Lalu dosis kedua mencapai 4.087 orang atau 23,98 persen dari sasaran.

Berikutnya, masyarakat umum dan rentan mencapai 28,025 orang atau 16,45 persen dari 170.409 sasaran dosis satu. Lalu penyuntikan dosis kedua mencapai 5.741 orang atau 3,37 persen dari sasaran.

"Vaksin gotong royong baru mencapai 81 orang, semua baru penyuntikan dosis kedua," tutur Rahminingrum.

Ia mengajak untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan COVID-19 dalam menjalankan aktivitas sehari-hari utamanya 5M yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari keramaian dan mengurangi mobilitas guna menekan angka kasus penyebaran COVID-19 yang saat ini semakin meningkat.

"Protokol kesehatan itu penting, jangan lengah untuk menerapkannya, kita tidak boleh acuh meskipun kita sudah mendapatkan suntikan vaksin," kata Rahminingrum menegaskan.

Data Satgas COVID-19 Kota Kendari mencatat, jumlah kasus positif COVID-19 per 30 Juli 2021 sebanyak 6.792 orang, kasus sembuh sebanyak 5.648 orang, menjalani perawatan atau isolasi mandiri sebanyak 1.058 orang dan pasien meninggal sebanyak 86 orang.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021