Telkomsel hadirkan layanan jaringan 4G daerah terpencil di Buton Selatan

id Telkomsel, hadirkan, layanan, jaringan, 4G, daerah, terpencil, Buton

Telkomsel hadirkan layanan jaringan 4G daerah terpencil di Buton Selatan

Tower Base Transceiver Station (BTS) Batu Atas setinggi 30 meter yang terpasang di Pulau Batu Atas, Kecamatan Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara, Rabu (16/5/2021). (ANTARA/HO-Telkomsel Kendari)

Kendari (ANTARA) - PT Telkomsel menghadirkan layanan jaringan 4G Long Term Evolution (LTE) di Pulau Batu Atas, Kecamatan Batu Atas, Kabupaten Buton Selatan, Sulawesi Tenggara (Sultra) sebagai bentuk dukungan layanan komunikasi di daerah terpencil.

Manager Network Service Telkomsel Branch Kendari Teksan Ismail melalui pesan WhatsAppnya di Kendari, Rabu, mengatakan upaya itu dilakukan dengan melakukan perubahan transpor radio yang sebelumnya memakai via satelit diganti dengan Radio teresterial via udara.

"Setelah penggantian Radio via udara dengan bandwide yang lebih besar dibanding via satelit, maka layanan dapat ditingkatkan menjadi layanan 4G," kata dia.

Dijelaskannya, komunikasi radio hanya bisa dijangkau melalui satelit yang kapasitasnya hanya melayani komunikasi voice dan SMS melalui jaringan 2G, sehingga pihaknya memperbaiki kualitas broadband.

"Telkomsel terus memperbaiki kualitas layanan broadband-nya dengan melakukan perubahan transpor radio yang sebelumnya memakai via satelit diganti dengan Radio teresterial via udara," ujar dia.

Ia mengklaim bahwa pihaknya terus berkomitmen membangun seluruh Indonesia dengan menghadirkan layanan telekomunikasi hingga ke pelosok sehingga dapat menikmati layanan Telkomsel yang berkualitas.

Diktakannya, Base Transceiver Station (BTS) Batu Atas adalah salah satu project Telkomsel untuk melayani komunikasi di daerah terpencil, terluar dan tertinggal sarananya terbatas, PLN-nya terbatas bahkan tidak ada.

Dengan layanan 4G, masyarakat di Pulau Batu Atas, dapat menikmati layanan broadband data dan Video seperti diperkotaan tetapi kualitasnya masih terbatas dikarenakan jarak dengan titik terdekat sangat jauh, sekitar 60 Km dari Pulau Buton dan melintasi laut.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar