Satgas COVID Baubau gelar apel dimulainya petugas prokes bekerja dipintu masuk

id Berita Baubau

Satgas COVID Baubau gelar apel dimulainya petugas prokes bekerja dipintu masuk

Tim Satgas COVID-19 Baubau pada apel gelar pasukan, di Baubau, Kamis (foto Antara/Yusran)

Baubau (ANTARA) - Satuan Tugas COVID-19 Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, menggelar apel pasukan sebagai tanda dimulainya petugas cek poin penegakan protokol kesehatan bekerja di pintu-pintu masuk perbatasan didaerah itu.

"Jadi tadi itu sudah diapelkan dan pelaksanaan tugasnya mulai besok," ujar Wakil Sekretaris Satgas COVID-19 Baubau, La Ode Muslimin Hibali, usai mengikuti apel gelar pasukan petugas Satgas COVID-19 daerah itu, di Baubau, Kamis.

Ia mengatakan, apel persiapan kegiatan itu sekaligus dengan beroperasinya tim pemburu/pengawas pelanggar protokol kesehatan (Prokes) yang telah dibentuk pihaknya.

"Tugasnya itu diperbatasan wilayah kota Baubau. Jadi nanti diperiksa utamanya protokol kesehtan bagi masyarakat yang masuk maupun yang keluar," katanya.

La Ode yang juga Kepala Pelaksana BPBD Baubau ini mengatakan, tim pemburu prokes yang dibentuk sebanyak 20 orang itu ditugaskan untuk menegakkan disiplin prokes.

"Mereka juga akan memantau kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat seperti perkawinan, pasar dan termasuk tempat hiburan malam," kata mantan Kepala Pelaksana Kadis Kependudukan dan Pencatatan Sipil Baubau ini.

Lebih lanjut, kata dia bahwa tim penegak disiplin prokes tersebut sudah lama akan dibentuk, tetapi karena berkaitan dengan anggaran sehingga baru difungsikan.

"Kebetulan anggaran sudah ada titik terang kami berani turunkan," ujarnya, dengan menyebutkan masa tugas tim tersebut telah dimulai sampai enam bulan kedepan atau hingga Desember 2021.

Dia menambahkan, bahwa petugas cek poin protokol kesehatan selama ini masih berjalan seperti biasa, sehingga dengan apel tersebut lebih meningkatkan lagi tugas dalam penegakan prokes ditengah pandemi COVID-19 yang masih dicemaskan hingga saat ini. 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar