Gubernur Sultra Ali Mazi minta masyarakat terus disiplin prokes COVID-19

id Gubernur, Ali Mazi, minta, masyarakat, terus, disiplin, prokes, COVID-19

Gubernur Sultra Ali Mazi minta masyarakat terus disiplin prokes COVID-19

Gubernur Sulawesi Tenggara Ali Mazi ANTARA/Harianto

Kendari (ANTARA) - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi meminta kepada seluruh masyarakat khususnya di daerah itu agar terus disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan COVID-19 ketika menjalankan aktivitas sehari-hari.

"Virus corona ini ada. (Jadi) bagaimana masyarakat itu membangun kesadaran untuk menggunakan masker, menjaga jarak menggunakan hand sanitizer," kata Ali Mazi di Kendari, Kamis.

Ia mengklaim penyebaran kasus COVID-19 di daerah itu mulai melandai. Hal itu tak lepas dari peran semua pihak dalam menekan penyebaran virus itu, termasuk adanya program vaksinasi dan juga masyarakat yang mulai sadar pentingnya protokol kesehatan.

Meski demikian, Ali Mazi menegaskan dengan kondisi tersebut masyarakat tidak boleh senang begitu saja, namun tetap disiplin protokol kesehatan demi mencegah potensi lonjakan kasus.

"Jadi kalau kita kemana-mana pakai masker, jaga jarak, kita tidak akan tertular lagi. Inilah harus kita bertahan terus jangan sampai muncul kembali (lonjakan kasus)," ujar dia.

Ali Mazi juga menekankan kepada semua pihak agar memiliki kesadaran di setiap orang untuk terus menjadikan protokol kesehatan sebagai bagian wajib dalam menjalankan aktivitas sehari-hari sehingga daerah itu bisa bebas dari kasus COVID-19.

Berdasarkan data Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara mencatat data pasien terkonfimasi positif COVID-19 hingga 2 Juni 2021 sebanyak 10.523 orang, sebanyak 10.160 dinyatakan sembuh dan 218 orang meninggal.

Sementara itu, progres vaksinasi di 17 kabupaten/kota di daerah itu telah diberikan kepada 101.406 orang dengan rincian tenaga medis sebanyak 22.511 orang dari 20.436 sasaran; petugas publik mencapai 72.864 dari 247.006 sasaran; dan kelompok lansia mencapai 6.013 orang dari 190.498 sasaran.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021