Pencarian warga hilang terseret arus di Bombana melibatkan 45 personel

id Sar, basarnas, kendari, sultra, arus, bombana, terseret,melibatkan, 145

Pencarian warga hilang terseret arus di Bombana melibatkan 45 personel

Pencarian warga hilang terseret arus di Bombana libatkan 45 personel, Sabtu (8/5/2021). (ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari)

Kendari (ANTARA) - Pencarian seorang warga bernama Areson (35) yang dilaporkan hilang terseret arus Sungai Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra) melibatkan 45 personel dari berbagai unsur tim gabungan.

"Pencarian korban hari ini melibatkan enam orang personel Pos SAR Kolaka; masing-masing tiga orang dari Polsek Poleang Timur dan Koramil Poleang; masing-masing lima orang dari BPBD Bombana dan Tagana Bombana; masing-masing satu orang dari pihak kecamatan, desa dan KPA Sparta Sultra; serta 20 orang dari masyarakat setempat," kata Kepala Basarnas Kendari Aris Sofingi dikutip dari keterangan tertulisnya di Kendari, Sabtu.

Ia menyampaikan, pencarian korban di hari kedua dengan membagi dua tim yang disebar di dua sektor operasi pencarian.

"Tim 1 melakukan pencarian dengan menyisir di sekitar LKK (lokasi kejadian kecelakaan (LKK) dengan menggunakan rubber boat. Tim 2 melakukan penyisiran di sepanjang pinggiran sungai," jelas Aris.

Operasi pencarian terhadap korban sejak pukul 07.00 Wita hingga memasuki pukul 17.00 Wita korban belum ditemukan oleh tim SAR gabungan. Saat operasi pencarian kondisi cuaca mendung.

"Sehingga tim gabungan menghentikan sementara pencarian dan akan dilanjutkan besok pagi (Mingu 9/5 red.) pukul 06.30 Wita," tambah Aris.
 
Personel Basarnas Kendari saat melakukan penyisiran Sungai Mambo di Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bomabana, Sultra, mencari seorang warga bernama Areson (35) diduga hilang terseret arus sungai setempat, Sabtu (8/5/2021). (ANTARA/HO-Humas Basarnas Kendari)



Diketahui, hilangnya korban ketika bersama empat orang temannya berusaha menyeberangi sungai setempat pada Jumat (7/5) pukul 17.30 Wita. Keempat teman korban berhasil akan tetapi korban tidak dikarenakan terhantam kayu dan tenggelam terseret arus.

Kondisi sungai saat itu meluap karena hujan deras. Telah dilakukan pencarian akan tetapi korban tak kunjung ditemukan.

Basarnas Kendari menerima informasi hilangnya korban pada Jumat (7/5) malam pukul 21.10 Wita dari Kepala Pelaksana BPBD Bombana Andi Syarif yang melaporkan bahwa pada pukul 17.30 Wita satu orang terseret arus Sungai Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Bombana.

Berdasarkan laporan tersebut, pukul 21.30 Wita tim penyelamat Pos SAR Kolaka diberangkatkan dengan menggunakan satu unit truck personel membawa satu unit rubber boat beserta peralatan pendukung keselamatan lainnya untuk memberikan bantuan SAR.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar