Cegah pemudik, Pemkot Kendari jaga ketat 12 titik jalur darat-laut

id larangan mudik, mudik, mudik lebaran

Cegah pemudik, Pemkot Kendari jaga ketat 12 titik jalur darat-laut

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal memberlakukan penjagaan ketat di 12 titik baik jalur darat maupun laut guna mencegah pemudik yang masuk ke daerah itu maupun akan keluar pada 6-17 Mei 2021.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Kendari, Rabu, mengatakan pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama pemangku kepentingan lainnya terkait kesepakatan pemberlakuan larangan mudik lebaran 1442 Hijriah.

"Kurang lebih 8 titik di darat, empat titik pelabuhan yang kita akan jaga. Kita ingin pastikan bahwa masyarakat kita aman ketika berlebaran jangan sampai timbul klaster baru (penyebaran COVID-19), kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota Kendari, jalur darat khususnya daerah perbatasan yang akan diawasi di antaranya perbatasan Puuwatu-Konawe, Kendari-Ranomeeto, Kendari-Konda, Kendari-Konawe (Puulonggida), Labibia-Konawe, Tondonggeu-Konawe Selatan, dan Perbatasan Purirano-Konawe.

"Sedangkan jalur laut yang akan diawasi yakni Pelabuhan Bungkutoko, Pelabuhan Wanci, Pelabuhan Nusantara, Pelabuhan Ferry Wawonii, dan Pelabuhan Batu Kendari," jelas Sulkarnian.

Meski demikian, jika ada warga yang ingin masuk ataupun keluar Kota Kendari dengan dengan keperluan mendesak ataupun darurat dan tidak bisa ditunda seperti bersalin, maka dipersilahkan dengan ketentuan membawa surat keterangan bebas COVID-19.

"Kita berharap, sudah lebaran saja di wilayahnya masing-masing, di daerahnya masing-masing. Tetapi kalau ada keperluan mendesak darurat dan memang tidak bisa ditunda silakan (masuk-keluar Kendari), tetapi harus membawa surat keterangan bebas COVID-19, baik itu berupa PCR maupun swab antigen," tambah Sulkarnain.

 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar