Di Sultra sebanyak 3.581 lansia sudah disuntik vaksin COVID-19

id Vaksinasi lansia, lansia, sulawesi tenggara, vaksinasi di sultra, covid-19,Di Sultra 3.581 lansia sudah disuntik vaksin

Di Sultra sebanyak 3.581 lansia sudah disuntik vaksin COVID-19

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) mencatat sebanyak 3.581 orang lanjut usia di provinsi itu sudah disuntik vaksin COVID-19 guna memutus rantai penyebaran virus corona.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Selasa, mengatakan vaksinasi, kelompok lansia menyasar 190.498 orang yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

"Progres saat ini sudah dilakukan kepada 3.581 orang atau 1,88 persen dari total sasaran. Itu data terakhir per 19 April," kata Rabiul.

Dari 17 kabupaten/kota, vaksinasi telah dilakukan di 15 daerah di antaranya Kota Kendari 3.017 dari 18.634 sasaran, Baubau 178 dari 12.772 sasaran, Kabupaten Konawe 46 dari 18.397 sasaran, Konawe Utara 15 dari 4.214 sasaran, Konawe Kepulauan dua dari 2.625 sasaran, Kolaka 156 dari 15.280 sasaran, Kolaka Utara 30 dari 7.136 sasaran

Selanjutnya, Kabupaten Kolaka Timur 15 orang dari 6.945 sasaran, Bombana 26 dari 10.495 sasaran, Buton 10 dari 9.439 sasaran, Buton Utara lima dari 5.312 sasaran, Buton Selatan 16 dari 7.817 sasaran, Muna 23 dari 21.148 sasaran, Muna Barat enam dari 7.294 sasaran, dan Kabupaten Wakatobi 36 dari 12.292 sasaran.

Sementara, dua daerah lainnya belum melakukan penyuntikan vaksinasi bagi lansia di antaranya yakni Kabupaten Konawe Selatan 21.232 sasaran dan Kabupaten Buton Tengah 9.466 sasaran.

Dikatakannya, penyuntikan dosis kedua sudah dilakukan di enam daerah, yakni Kota Kendari sebanyak 1.558 orang, Baubau empat orang, Kabupaten Konawe satu orang, Kolaka Utara dua orang, Buton Utara empat orang dan Wakatobi dua orang.

"Karena vaksinasi ini belum dilakukan kepada seluruh masyarakat, maka penting untuk tetap menaati protokol kesehatan guna menekan angka kasus dan memutus penyebaran COVID-19 di daerah kita," tambah Rabiul.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar