Pemkot Kendari kurangi jam kerja ASN selama Ramadhan

id ASN Kendari,Jam Kerja ASN,Jam Kerja Ramadhan

Pemkot Kendari kurangi jam kerja ASN selama Ramadhan

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan bahwa pemerintah kota biasa mengurangi jam kerja ASN selama bulan Ramadhan. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota Kendari di Sulawesi Tenggara mengurangi jam kerja aparatur sipil negara (ASN) selama Ramadhan 1442 Hijriah guna memberi kesempatan pegawai memaksimalkan ibadah selama bulan puasa.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir di Kendari, Jumat, mengatakan bahwa waktu kerja ASN yang pada hari biasa antara tujuh sampai delapan jam per hari dikurangi menjadi lima sampai enam jam per hari selama Ramadhan.

Ia mengatakan bahwa pengurangan jam kerja ASN rutin dilakukan oleh pemerintah kota setiap bulan Ramadhan.

"Ini hal yang biasa saat Ramadhan, apalagi ini sedang pandemi COVID-19. Jadi kita membatasi," kata Sulkarnain.

Kendati demikian, Wali Kota mengingatkan bahwa ASN harus lebih produktif dalam bekerja dan memberikan pelayanan kepada masyarakat selama bulan Ramadhan.

"Dan protokol kesehatan harus tetap terjaga saat menjalankan ibadah puasa," katanya.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi telah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2021 tentang Penetapan Jam Kerja pada Bulan Ramadhan 1442 Hijriah bagi Pegawai ASN di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Menurut surat edaran itu, pada instansi pemerintah yang memberlakukan lima hari kerja selama Ramadhan jam kerja pegawai pemerintah dimulai dari pukul 08.00 sampai 15.00 dengan waktu istirahat 30 menit dari pukul 12.00 sampai 12.30 pada Senin sampai Kamis.

Pada Jumat jam kerja ASN dimulai dari pukul 08.00 sampai pukul 15.30 dengan waktu istirahat 60 menit dari pukul 11.30 sampai 12.30.

Di instansi pemerintah yang memberlakukan enam hari kerja, dari Senin sampai Kamis dan Sabtu pegawai pemerintah harus bekerja dari pukul 08.00 sampai 14.00 dengan waktu istirahat 30 menit dari pukul 12.00 sampai 12.30.

Pada Jumat, pegawai pemerintah harus bekerja dari pukul 08.00 sampai 14.30 dengan waktu istirahat 60 menit dari pukul 11.30 sampai 12.30.

Menurut ketentuan, jam kerja efektif bagi pegawai instansi pemerintah pusat dan daerah yang memberlakukan lima atau enam hari kerja selama bulan Ramadan 1442 Hijriah minimal 32,5 jam dalam satu minggu.


 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar