Pemkot Kendari serahkan bantuan kepada 27 pelaku UMKM di Nambo

id Umkm

Pemkot Kendari serahkan bantuan kepada 27 pelaku UMKM di Nambo

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir saat memberikan bantuan kepada 27 pelaku UMKM di Kelurahan Nambo. (Foto Antara/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kembali membagikan bantuan program ekonomi produktif kepada 27 pelaku UMKM di Kelurahan Nambo Kecamatan Abeli, Kamis.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir mengatakan, pembagian bantuan penguatan modal jutaan per orang tersebut dari Zakat Infaq dan Sedakah yang dikumpulkan dari ASN Pemkot Kota Kendari.

"Mudah-mudahan apa yang kita lakukan selalu mendapat perlindungan dan keberkahan dari Allah Subhana Wa Taala (SWT)," katanya di Kendari, Sultra..

Selain itu, Sulkarnain juga menegaskan, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dalam penyalurannya memiliki banyak cara.

"Ada ekonomi produktif, bantuan sembako untuk fakir miskin, pendidikan, bedah rumah dan seluruh yang dimungkinkan oleh syariat, dimungkinkan juga untuk dilakukan oleh Baznas," katanya.

Karena itu, kata dia, koordinasi antara camat, lurah dan Baznas ini diharapkan bisa semakin baik, Karena ini potensinya besar sekali.

"Kita doakan mudah-mudahan semua yang menunaikan zakatnya semakin dipermudahkan kehidupannya dan rezekinya semakin bermanfaat. Untuk yang berkesempatan mendapatkan modal usaha kita berharap, betul - betul dipergunakan untuk usaha sehingga bisa bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi usaha bapak/ibu," pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Baznas Kota Kendari H. Alimuddin dalam laporannya mengatakan, sebanyak 27 orang UKM Kelurahan Nambo, Kecamatan Abeli akan menerima bantuan ini.

Selanjutnya 30 orang di Kecamatan Wua-wua, 29 orang Kecamatan Puuwatu dan 50 orang untuk di kelurahan Kecamatan Kendari untuk tahap pertama," katanya.

Alimuddin menjelaskan, apa yang dilakukan ini untuk membantu keluarga (UKM) yang membutuhkan biaya tambahan modal usaha.

"Hal ini berdasarkan imbauan Bapak Wali Kota kepada Baznas agar tahun ini kalau bisa diprioritaskan untuk bantuan modal usaha tanpa mengurangi hak Fakir miskin yang membutuhkan," ungkapnya.

Nari (46) Warga Abeli salah satu pelaku UKM mengungkapkan, dirinya belum pernah menerima bantuan hal serupa.

"Sangat bersyukur atas bantuan yang telah di berikan ini, Bantuannya akan saya gunakan untuk menambah jualan sayur saya," ungkapnya.

Hal yang sama diungkapkan Sitina (68) pelaku UKM warga Kelurahan Nambo.

"Sangat senang mendapatkan bantuan ini, modalnya saya akan gunakan untuk jualan sayur saya," ungkapnya.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar