Warga Sultra sembuh dari COVID-19 mencapai 9.614 orang

id Covid-19, virus corona, sultra, corona, sulawesi tenggara, pandemi sultra, corona sultra, covid-19 sultra

Warga Sultra sembuh dari COVID-19 mencapai 9.614 orang

Dokumentasi - Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Ali Mazi saat meninjau proses pelatihan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kendari. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara menyampaikan ada 9.614 warga di provinsi tersebut sembuh dari infeksi SARS-CoV-2 setelah hari ini bertambah lima orang.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Kamis mengatakan perkembangan kasus COVID-19 di Sultra hari ini lebih banyak penambahan kasus positif baru daripada pasien sembuh.

"Hari ini pasien sembuh lima orang, dengan rincian empat orang dari Kabupaten Kolaka Utara dan satu orang dari Buton Tengah," kata Rabiul.

Sementara penambahan kasus positif baru hari ini tercatat 16 orang dengan rincian masing-masing satu orang dari Kabupaten Konawe Selatan dan Kolaka Timur. Kemudian 10 orang dari Bombana dan empat orang dari Kota Kendari.

"Total kasus positif COVID-19 di Sultra menjadi 10.315 orang," ujar Rabiul.

Selain itu, kata dia, bahwa kasus meninggal akibat terinfeksi COVID-19 di Sulawesi Tenggara tidak ada penambahan tetap sebanyak 206 orang.

Sebaran kasus meninggal di Sultra di antaranya Kabupaten Buton menjadi 11, Muna 14, Konawe 20, Kolaka 15, Konawe Selatan 15, Bombana delapan orang.

Berikutnya Kabupaten Wakatobi dua orang, Kolaka Utara 12, Buton Utara tujuh, Konawe Utara satu, Kolaka Timur lima, Konawe Kepulauan satu, Muna Barat empat, Buton Tengah dua, Buton Selatan empat, Kota Kendari 59 dan Kota Baubau 26 orang.

"Penyebaran COVID-19 masih terjadi ditandai dengan masih adanya penambahan kasus positif baru, oleh karena itu kita meminta agar masyarakat tidak lengah dan selalu disiplin menaati ptotokol kesehatan, meskipun saat ini telah ada vaksinasi COVID-19" tambah Rabiul.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar