Warga Sultra positif COVID-19 menjadi 10.038 orang

id covid-19, virus corona, sultra, pandemi covid-19, corona di sultra, covid-19 di sultra

Warga Sultra positif COVID-19 menjadi 10.038 orang

Ketua Tim Penggerak PKK Sulawesi Tenggara Agista Ariani Putri saat mengendarai motor listrik berbasis baterai dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, saat peluncuran motor tersebut di kawasan plataran Tugu Eks MTQ Kendari, Sabtu (27/2/2021). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara menyampaikan pasien terkonfirmasi positif terinfeksi SARS-CoV-2 di provinsi tersebut menjadi 10.038 orang setelah ada penambahan empat kasus per hari Minggu.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Minggu mengatakan penambahan kasus positif baru hari ini berasal dari tiga kabupaten/kota.

"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Kabupaten Kolaka Timur dan Kota Kendari. Kemudian bertambah dua orang dari Kabupaten Konawe Utara," kata Rabiul.

Ia menyampaikan tidak ada penambahan kasus sembuh pada hari ini, tetap tercatat sebanyak 9.188 orang.

"Kasus meninggal akibat COVID-19 di Sulawesi Tenggara ada penambahan satu orang laki-laki (57) asal Kota Kendari, sehingga kasus meninggal menjadi 194 orang," jelasnya.

Sebaran 194 kasus meninggal di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 59 orang, Baubau 24 orang, Kabupaten Buton delapan orang, Muna 13 orang, Konawe 18 orang, Kolaka 14 orang, Konawe Selatan 15 orang, Bombana delapan orang, Wakatobi dua orang, Kolaka Utara 10 orang, Buton Utara tujuh orang, Konawe Utara satu orang.

Berikutnya, Kolaka Timur lima orang, Konawe Kepulauan satu orang, Muna Barat tiga orang, Buton Tengah dua orang, dan Kabupaten Buton Selatan empat orang.

Ia menyampaikan, meskipun saat ini di semua daerah 17 kabupaten/kota telah melakukan program penyuntikan vaksinasi COVID-19, namun masih diprioritaskan bagi tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, ia meminta kepada semua masyarakat dalam menjalankan aktivitas agar menaati protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan guna memproteksi diri dari penularan COVID-19 dan menekan angka kasus di daerah itu.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar