Pasien COVID-19 di Sulawesi Tenggara sembuh bertambah 104 orang

id COVID-19, pasien sembuh COVID-19,Pasien COVID-19 di Sultra sembuh,Pasien COVID-19 di Sultra sembuh bertambah

Pasien COVID-19 di Sulawesi Tenggara sembuh bertambah 104 orang

Tabel kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara (Sultra) per 3 Desember 2020. (Sumber: Satgas COVID-19 Sultra).

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan pasien sembuh dari virus corona di daerah itu bertambah 104 orang pada 3 Desember 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Kamis, mengatakan, rincian pasien sembuh hari ini Kendari 101 orang dan Buton Tengah tiga orang.

"Hari ini data pasien sembuh lebih banyak dari pasien positif, jumlah pasien sembuh sebanyak 104 orang, sehingga total pasien sembuh hingga hari ini berjumlah 5.728 orang," kata Rabiul.

Rabiul juga menyampaikan penambahan kasus positif baru hari ini sebanyak 77 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 6.734 orang.

"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Buton Tengah dan Baubau. Kemudian Konawe dan Konawe Utara masing-masing dua orang. Bombana empat orang, Kendari 53 orang, Konawe Selatan delapan orang, dan Muna enam orang," tutur Rabiul.

Ia menyampaikan untuk data pasien meninggal juga ada penambahan dua orang laki-laki 52 tahun asal Kendari, laki-laki 61 tahun asal Muna, sehingga pasien meninggal akibat COVID-19 di Sulawesi Tenggara sebanyak 110 orang.

Pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini mengingatkan bahwa pandemi COVID-19 di Sulawesi Tenggara masih terjadi, sehingga ia meminta kepada seluruh masyarakat agar miliki kesadaran tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan ketika menjalani aktivitas produktif.

"Tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang tinggi harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, kita juga harus gencar melakukan sosialisasi, edukasi pencegahan maupun deteksi dini terhadap pandemi COVID-19 ini, sehingga kita bisa menekan angka kasus kita," pungkas Wayong.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar