Pasien COVID-19 meninggal di Sultra tambah dua jadi 110 orang

id meninggal, COVID-19, Virus corona, Sultra

Pasien COVID-19 meninggal di Sultra tambah dua jadi 110 orang

Ilustrasi - Virus Corona (COVID-9) (foto Antara/HO)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan data pasien meninggal akibat virus corona di provinsi itu bertambah dua orang menjadi 110 orang per 3 Desember 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal, di Kendari, Kamis malam, mengatakan kedua pasien yang dinyatakan meninggal dunia hari berasal dari Kota Kendari dan Kabupaten Muna.

"Data pasien meninggal hari ini laki-laki 52 tahun asal Kendari, laki-laki 61 tahun asal Muna. Kedua jenazah pasien telah dimakamkan sesuai penanganan jenazah C0VID-19," kata Rabiul.

Selain terjadi penambahan kasus meninggal, Rabiul juga menyampaikan telah terjadi penambahan kasus positif baru sebanyak 77 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 6.734 orang.

"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Buton Tengah dan Baubau. Kemudian Konawe dan Konawe Utara masing-masing dua orang. Bombana empat orang, Kendari 53 orang, Konawe Selatan delapan orang, dan Muna enam orang," tutur Rabiul.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menuturkan data pasien sembuh juga ada penambahan, tercatat 104 orang, sehingga total pasien COVID-19 sembuh menjadi 5.728 orang.

"Pasien sembuh hari ini Kendari 101 orang, dan Buton Tengah tiga orang," ujar Rabiul.

Sebaran 110 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 45 orang, Baubau 16 orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang.

Selanjutnya, Bombana dua orang, Buton Selatan dua orang, Konawe Kepulauan dua orang, Wakatobi dua orang, Buton Tengah satu orang, Konawe sembilan orang, Konawe Selatan tujuh orang, Buton Utara empat orang dan Kabupaten Muna mnjadi sembilan orang.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar