Basarnas Kendari evakuasi jenazah nelayan hilang tiga hari

id Sar cempedak

Basarnas Kendari evakuasi jenazah nelayan hilang tiga hari

Tim Basarnas menyerahkan korban nelayan Daswan yang ditemukan meninggal dunia kepada pihak keluarga (Foto: ANTARA/sarjono-humas Basarnas)

Kendari (ANTARA) - Tim Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas gabungan mengevakuasi jenazah nelayan yang hilang selama tiga hari di perairan Pulau Cempedak, Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara.

Humas Basarnas Kendari Wahyudi di Kendari, Rabu mengatakan korban Daswan (38) ditemukan sekitar 500 meter dari lokasi kecelakaan.

"Lokasi korban ditemukan beberapa kali dilintasi saat pencarian selama dua hari namun hari ini baru ditemukan korban mengapung," kata Wahyudi.

Korban menumpang longboat miliknya melaut di lokasi pemancingan ikan di sekitar perairan Pulau Cempedak, Konawe Selatan.

Korban beranjak melaut Minggu (29/11) sekitar pukul 18:00 Wita dan hingga keesokan harinya Senin (30/11) belum juga kembali di rumah. Padahal kebiasaan pulang ke rumah dini hari sekitar pukul 02:00 Wita.

Pihak keluarga kemudian menghubungi Basarnas untuk meminta pertolongan dilakukan pencarian. Pencarian pun membuahkan hasil setelah memasuki hari ke 3.

Tim SAR gabungan menemukan korban Daswan yang juga warga Pulau Cempedak Rabu (2/12) sekitar pukul 15.30 Wita dalam keadaan meninggal dunia sekitar 500 meter arah utara dari lokasi kecelakaan dan dievakuasi ke rumah duka.
Tim Basarnas dibantu nelayan setempat mencari Daswan yang hilang saat memancing di perairan Pulau Cempedak, Kabupaten Konawe Selatan. (Foto: ANTARA/sarjono-humas Basarnas)


Saat pencarian cuaca cerah dengan tinggi gelombang 0,5 - 1 meter, kecepatan angin 2 - 15 knot

Adapun unsur yg terlibat adalah rescuer Basarnas Kendari 6 orang, Polsek Laonti 1 orang dan masyarakat nelayan 35 orang.

Sarana pencarian yang digunakan, yakni RIB 01 Kendari satu unit, rubber boat satu unit dan longboat nelayan 15 unit.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar