Investor Korea Selatan tertarik berinvestasi di Baubau

id korsel

Investor Korea Selatan tertarik berinvestasi di Baubau

Wakil Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse (kanan) menerima kunjungan investor asal Korea Selatan, di rumah jabatannya, pada (30/10) malam. ((Antara/HO Humas Pemkot Baubau).)

Baubau (ANTARA) - Investor asal Korea Selatan (Korsel) yang bergerak di bidang industri kemaritiman dan perikanan tertarik berinventasi di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara.

Humas Pemkot Baubau dalam rilis yang diterima, di Baubau, Sabtu, mengatakan kunjungan calon investor yang difasilitasi oleh Halim Kalla, seorang pengusaha nasional, itu diterima Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse dengan didampingi Plt Kadis Kelautan dan Perikanan Baubau Idrus Taufiq Saidi, di rumah jabatannya pada Jumat (30/10) malam.

Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse mengatakan kedatangan calon investor dari Korsel tersebut bertujuan menawarkan investasi di Kota Baubau.

Ia menilai tawaran tersebut merupakan peluang yang baik untuk daerah itu dalam membangun industri perikanan dan kemaritiman.

"Maksud kedatangan calon investor ini ingin melihat peluang industri perikanan di kawasan Baubau dan sekitarnya. Tujuannya agar membangun industri perikanan terpadu dengan adanya kepastian pasar, utamanya adalah pasar Korea," ujarnya.

Orang nomor dua di Kota Baubau ini mengakui calon investor tersebut menilai Baubau berpotensi besar untuk pembangunan industri perikanan dan kemaritiman. Sebab, Baubau memiliki letak geografis yang sangat strategis untuk pengembangan industri perikanan terpadu, juga merupakan daerah yang berada di tengah-tengah kawasan Indonesia.

“Kita sangat senang dengan adanya ruang ini, kebetulan Bapak Wali Kota telah kembali dari luar daerah, maka Insya Allah dalam waktu dekat ini kita akan laporkan kepada beliau apa yang menjadi pembahasan dengan calon investor ini," ujarnya.

"Kita juga akan pelajari kembali beberapa opsi yang ditawarkan mana yang cocok dengan daerah kita, itu yang kita usulkan. Tentunya kita juga harus mengacu pada regulasi yang berlaku, karena ini penanaman modal asing," tambahnya.

Lebih lanjut dijelaskan, sebagai tindak lanjut dari pertemuan tersebut pihaknya bersama dinas terkait akan merumuskan usulan proposalnya dan proposal itu akan didiskusikan kembali dengan Halim Kalla. Pasalnya, selain punya hubungan baik dengan Wali Kota Baubau, Halim Kalla juga memiliki hubungan baik dengan calon investor dari Korsel tersebut.

“Kebetulan Pak Halim Kalla ini mau membantu untuk memfasilitasi kita dengan calon investor dari Korea Selatan ini. Karena pada dasarnya Pak Halim Kalla ini ingin membantu Bapak Wali Kota untuk pengembangan industri di Baubau," pungkasnya.

Calon ivestor asal Korea, Kyeong-Sik Jang, merupakan pimpinan salah satu perusahaan di Seoul Korea Selatan. Kehadirannya didampingi oleh Tom Jeong, mantan penasehat pada Lemdiklat Polri dan Kalla Cho seorang konsultan di bidang industri.

Sedangkan Halim Kalla, selain pengusaha juga merupakan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Bidang Energi Terbarukan dan Lingkungan Hidup. Pada pertemuan itu, turut hadir Mohammad Zuhair salah seorang direktur pada Yayasan Haji Kalla.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar