Pasien COVID-19 meninggal di Sulawesi Tenggara menjadi 81 orang

id pasien COVID-19 meninggal di Sultra, pasien COVID-19 meninggal, pasien meninggal, COVID-19, Konawe Kepulauan, Konkep

Pasien COVID-19 meninggal di Sulawesi Tenggara menjadi 81 orang

Ilustrasi - Petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19 di Sultra. ANTARA/HO-Aspri

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan data kasus meninggal akibat virus corona di provinsi itu bertambah menjadi 81 orang per 30 Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Jumat malam, mengatakan hari ini terdapat satu pasien yang meninggal berasal dari Kabupaten Konawe Kepulauan.

"Hari ini Sulawesi Tenggara terdapat ada penambahan satu data kasus meninggal, perempuan 67 tahun asal Konawe Kepulauan. Pasien telah dimakamkan sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19," kata Rabiul.



Selain terjadi penambahan kasus meninggal Rabiul juga menyampaikan telah terjadi penambahan kasus positif baru sebanyak 25 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 4.927 orang.

"Kasus positif baru hari ini berasal dari tiga daerah, terbanyak di Kota Kendari 23 orang, kemudian Kabupaten Kolaka dan Konawe Selatan masing-masing satu orang," jelas Rabiul.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menyampaikan data pasien sembuh di provinsi itu lebih banyak dari kasus positif baru, yakni 90 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 3.763 orang.

"Hari ini pasien sembuh Kendari 49 orang, Kolaka 33 orang, Konawe satu orang, Kolaka Utara empat orang, Konawe Kepulauan tiga orang," tutur Rabiul.

Sebaran 81 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari 33 orang, Baubau 15 orang, Kabupaten Muna enam orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Konawe Selatan dua orang, Buton Utara satu orang.

Selanjutnya, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang, Buton Selatan dua orang, Konawe enam orang, Wakatobi satu orang dan Konawe Kepulauan menjadi dua orang.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar