Kasus positif COVID-19 di Sulawesi Tenggara bertambah 72 dan satu meninggal

id pasien COVID-19 di Sultra

Kasus positif COVID-19 di Sulawesi Tenggara bertambah 72 dan satu meninggal

Dokumen - Petugas medis memakamkan jenazah pasien positif COVID-19. ANTARA/HO

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan penambahan 72 kasus positif baru dan satu meninggal sehingga menjadi 77 orang per 24 Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Sabtu malam, mengatakan hari ini terdapat satu pasien yang meninggal, berasal dari Kota Kendari.

"Hari ini Sulawesi Tenggara kembali ada penambahan satu kasus meninggal, laki-laki 45 tahun asal Kendari. Pasien telah dimakamkan sesuai protokol penanganan jenazah COVID-19," kata Rabiul.

Selain terjadi penambahan kasus meninggal, Rabiul juga menyampaikan bahwa hari ini Sultra juga ada penambahan 72 kasus positif baru, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 4.621 orang.



"Rincian kasus positif baru hari ini di (Kota) Kendari 48 orang, Baubau enam orang, Wakatobi dan Buton Tengah masing-masing satu orang, Kolaka tiga orang, Konawe dua orang, dan Konawe Selatan 11 orang," kata Rabiul.
 
Data kasus COVID-19 di Sultra per 24 Oktober 2020. (Sumber: Satgas COVID-19 Sultra).



Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menyampaikan bahwa data pasien sembuh di provinsi tersebut juga bertambah sebanyak 106 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 3.258 orang.

"Rincian pasien sembuh hari ini di Kendari 88 orang, Wakatobi dan Konawe masing-masing satu orang, Konawe Selatan tujuh orang, Baubau tiga orang dan Konawe Kepulauan enam orang," tutur Rabiul.

Sebaran 77 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 33 orang, Baubau 15 orang, Kabupaten Muna enam orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Konawe Selatan dua orang, Buton Utara satu orang, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang, Buton Selatan dua orang dan Konawe lima orang.*
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar