Di Sultra, pasien meninggal COVID-19 bertambah menjadi 75 orang

id covid sultra

Di Sultra, pasien meninggal COVID-19 bertambah menjadi 75 orang

Arsip-Pasien reaktif dikebumikan dengan protokol COVID-19 di Desa Pesouha, Kecamatan Pomalaa, Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. ANTARA/Darwis Sarkani

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan bahwa data kasus meninggal akibat virus corona di provinsi itu kembali bertambah dua orang sehingga menjadi 75 orang per 22 Oktober 2020.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Kamis malam, mengatakan hari ini terdapat dua pasien yang meninggal yang keduanya berasal dari Kota Kendari dan Kabupaten Konawe.

"Hari ini Sulawesi Tenggara kembali ada penambahan dua kasus meninggal, laki-laki 52 tahun asal Kendari dan perempuan 53 tahun asal Konawe. Kedua pasien meninggal di RS Bahteramas pada 19 Oktober 2020," kata Rabiul.



Selain terjadi penambahan kasus meninggal, Rabiul juga menyampaikan bahwa hari ini Sultra juga ada penambahan 90 kasus positif baru, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 4.471 orang.

"Rincian kasus positif baru hari ini (Kota) Kendari 70 orang, (Kabupaten) Konawe Selatan empat orang, Konawe lima orang, Kolaka sembilan orang, Buton Utara dan Baubau masing-masing satu orang," jelas Rabiul.

Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sultra ini juga menyampaikan bahwa data pasien sembuh di provinsi tersebut juga bertambah sebanyak 100 orang, sehingga total pasien sembuh menjadi 3.078 orang.

"Rincian pasien sembuh hari ini Kolaka 18 orang, Kolaka Utara 40 orang, Buton dua orang dan Kendari 40 orang," tutur Rabiul.

Sebaran 75 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 31 orang, Baubau 15 orang, Kabupaten Muna enam orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Konawe Selatan dua orang, Buton Utara satu orang, Kolaka tiga orang, Muna Barat satu orang, Kolaka Timur satu orang, Bombana dua orang, Buton Selatan dua orang dan Konawe menjadi lima orang.
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar