Basarnas Kendari evakuasi sembilan nelayan korban kapal mati mesin

id Sar wabula

Basarnas Kendari evakuasi sembilan nelayan korban kapal mati mesin

Personel Basarnas mengevakuasi awak KMN Nelayan Bhakti 24, Jumat (16/10/2020) dini hari. ANTARA/Sarjono-Humas Basarnas

Kendari (ANTARA) - Tim pencarian dan pertolongan atau personel gabungan Basarnas Pos SAR Baubau mengevakuasi sembilan orang nelayan korban kapal mati mesin di perairan Wabula Kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara.

Kepala Kantor Basarnas Kendari Aris Sofingi di Kendari Jumat mengatakan sembilan orang awak KMN Nelayan Bhakti 24 ditemukan Jumat dini hari sekitar pukul 02.07 WITA di perairan Kabupaten Buton Selatan.

Tim Rescue Pos SAR Baubau menemukan KMN Nelayan Bakti 24 GT 10 beserta 9 orang awak kapal dalam keadaan selamat kurang lebih 11 NM arah Selatan Barat Daya dari lokasi kecelakaan.



Para korban dievakuasi ke daratan terdekat dan tiba di Pelabuhan Lande Kecamatan Sampolawa Kabupaten Buton pada pukul 05.30 WITA.

Ada pun korban 9 orang adalah Tamin (34) sebagai nahkoda kapal, Faisal Bahmid (30), Syaiful Bahmid (35), Ambi (31), Alna (19), Paska (16), La Arjun (17), Adan (30) dan Ludi (30).
KMN Nelayan Bhakti 24 yang dievakuasi Basarnas karena mengalami kerusakan mesin. ANTARA/Sarjono-Humas Basarnas)


Cuaca di wilayah pencarian cerah berawan, angin bertiup dari arah Timur - Tenggara dengan kecepatan angin 2 - 15 knot serta tinggi gelombang 0,5 - 1,25 meter.



Pada Kamis (15/10) sekitar pukul 03.00 WITA KMN Nelayan Bhakti 24 beserta 9 orang awak bertolak dari pelabuhan Pasarwajo tujuan perairan Wabula untuk memancing ikan Cakalang.

Saat mau meninggalkan perairan Wabula sekitar pukul 09.00 WITA kapal KMN Nelayan Bakti 24 mengalami kerusakan mesin.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar