Pemkot Kendari ajak warga awasi proyek dana kelurahan

id Pemkot kendari

Pemkot Kendari ajak warga awasi proyek dana kelurahan

Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir meletakkan batu pertama pembangunan sarana dan prasarana program dana kelurahan, di Kelurahan Purirano Kecamatan Kendari, Rabu. (Foto ANTARA/Suparman)

Kendari (ANTARA) - Pemerintah Kendari, mengajak warga di daerahnya  ikut mengawasi semua proyek fisik yang bersumber dari program dana kelurahan.



"Saya pesan betul, ada kegiatan libatkan masyarakat ajak diskusi RT dan RW dan mengawasi bersama setiap program pembangunan yang ada, ” kata Wali Kota Kendari H. Sulkarnain Kadir meletakkan batu pertama pembangunan sarana dan prasarana program dana kelurahan, di Kelurahan Purirano Kecamatan Kendari, Rabu.



Wali Kota mengatakan, kedatangannya pada kegiatan itu ini adalah dukungan dan apresiasi pemerintah Kota Kendari terhadap ide masyarakat.



“Dalam kondisi saat ini semangat sangat dibutuhkan, karena kalau tidak ada semangat bagaimana mau bekerja,” katanya.



Menurut dia, pembangunan tersebut adalah momen untuk merencanakan, merancang dan melaksanakan sendiri kebutuhan masyarakat, meskipun dananya masih tergolong kecil sekira Rp370 juta.



"Program ini adalah uji coba yang dimulai tahun 2019, jika dana ini sukses dikelola dengan baik maka kedepannya kemungkinan dana yang lebih besar bisa didapatkan," katanya.



Wali kota juga meminta, pembangunan yang telah dikerjakan harus dirawat bersama sehingga bisa digunakan dalam waktu lama dan pembangunan dititik lain bisa dilakukan untuk asas pemerataan.



Ketua Kelompok Masyarakat (Pokmas) Tanjung Lestari, Saifudin SP, mengatakan tahun 2019 sejumlah kegiatan telah dilakukan yaitu, pembangunan Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL) resapan sebanyak 3 unit, jalan setapak sepanjang 950 meter, posyandu dan rumah data 1 unit dan papin blok sepanjang 205 meter.



“Tahun 2020 ini akan dibangun SPAL 3 unit dan pekerjaan talud sepanjang 65 meter, total dananya Rp131 juta, bersumber dari dana APBD Kota," katanya.

Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar