Di Sultra, pasien sembuh dari COVID-19 menjadi 1.667 orang

id Pasien sembuh COVID-19,COVID-19 di Sultra

Di Sultra, pasien sembuh dari COVID-19 menjadi 1.667 orang

Arsip - Tim medis saat melakukan tes cepat COVID-19 di Rumah Jabatan Gubernur Sultra. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa pasien sembuh dari virus corona jenis baru di provinsi itu bertambah 134 sehinga total menjadi 1.667 orang per 23 September 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Rabu mengatakan pasien sembuh baru itu berasal dari empat daerah, yakni Kota Kendari, Kabupaten Muna, Buton dan Buton Tengah.

"Rincian pasien sembuh COVID-19 di Sultra hari ini Kendari 128 orang, Konawe satu orang, Buton Tengah dua orang dan Buton tiga orang," katanya.

Meskipun demikian, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Tenggara ini juga menyampaikan bahwa pada hari yang sama Sultra juga ada tambahan kasus positif baru sebanyak 90 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 2.351 orang.

"Rincian kasus positif baru hari ini, Kendari 81 orang, Bauabu tiga orang, Muna dan Konawe Selatan masing-masing dua orang. Kemudian Kolaka dan Buton masing-masing satu orang," ujar Rabiul.

Pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini juga menyampaikan bahwa kasus meninggal di daerah Sulawesi Tenggara juga ada tambahan satu orang berasal dari Kota Baubau, perempuan (51), sehingga total kasus meninggal menjadi 51 orang.

Sebaran 51 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari 21 orang, Kabupaten Muna tiga orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Buton Selatan satu orang, Kabupaten Konawe Selatan dua orang, Konawe dua orang, Buton Utara satu orang, Kolaka tiga orang dan Kota Baubau menjadi 12 orang.

"Sementara, pasien COVID-19 yang tengah menjalani perawatan isolasi maupun karantina di Sulawesi Tenggara juga bertambah menjadi 633 orang," kata Wayong.

Ia mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas kebiasaan baru, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, sehingga bisa mencegah dan menekan angka kasus COVID-19 di provinsi itu.
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar