Pasien sembuh COVID-19 di Sultra tambah 116 menjadi 1.533 orang

id covid sultra

Pasien sembuh COVID-19 di Sultra tambah 116 menjadi 1.533 orang

Arsip - Tim medis saat melakukan tes cepat COVID-19 di Rumah Jabatan Gubernur Sultra. (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Sulawesi Tenggara menyampaikan bahwa pasien sembuh dari virus corona baru di provinsi itu bertambah 116 sehingga menjadi 1.533 orang per 22 September 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal di Kendari, Selasa, mengatakan pasien sembuh hari ini berasal dari Kota Kendari, Kabupaten Buton Selatan, Muna, Bombana dan Buton Tengah (Buteng).

"Pasien sembuh COVID-19 di Sultra hari ini sebanyak 116 orang, rincian Kendari 104 orang, Buton Selatan enam orang, Muna dua orang, Bombana satu orang, Buton Tengah tiga orang," kata Rabiul.

Selain ada penambahan pasien sembuh, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sulawesi Tenggara ini juga menyampaikan bahwa hari ini Sultra juga ada penambahan kasus positif baru sebanyak 42 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 menjadi 2.265 orang.



"Rincian kasus positif baru hari ini Kendari 28 orang, Baubau lima orang, Muna tujuh orang, Konawe Selatan dua orang, Konawe Kepulauan satu orang," kata Rabiul.

Pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini juga menyampaikan bahwa kasus meninggal di daerah Sulawesi Tenggara juga ada penambahan dua orang. Keduanya berasal dari Kota Kendari, laki-laki (81) dan perempuan (62), sehingga total kasus meninggal menjadi 50 orang.

Sebaran 50 kasus meninggal COVID-19 di Sultra, yakni Kota Kendari menjadi 21 orang, Kabupaten Muna tiga orang, Buton empat orang, Kolaka Utara dua orang, Buton Selatan satu orang, Kabupaten Konawe Selatan dua orang, Konawe dua orang, Kota Baubau 11 orang, Buton Utara satu orang dan Kolaka tiga orang.

"Sementara, pasien COVID-19 yang tengah menjalani perawatan isolasi maupun karantina di Sulawesi Tenggara juga bertambah menjadi 678 orang," ujar Wayong.

Ia mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tenggara agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan saat menjalankan aktivitas kebiasaan baru, yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan dengan menggunakan sabun, sehingga bisa mencegah dan menekan angka kasus COVID-19 di provinsi itu.*
 
Pewarta :
Editor: Hernawan Wahyudono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar